Menu

Mode Gelap

bangka belitung · 7 Sep 2021 04:20 WIB ·

512 Tambang Timah Berpotensi Garap Harta Karun Super Langka – Kabarin.co.id


 512 Tambang Timah Berpotensi Garap Harta Karun Super Langka – Kabarin.co.id Perbesar

Jakarta, kabarin.co.id – Indonesia memiliki “harta karun” super langka yang belum digarap sama sekali. Padahal, dunia berlomba-lomba mencari “harta karun” super langka ini karena manfaatnya begitu besar di era modern saat ini.

“Harta karun” terpendam ini bernama logam tanah jarang (LTJ) atau Rare Earth Element. Komoditas ini dinamai logam tanah jarang karena didasarkan pada asumsi yang menyatakan bahwa keberadaan logam tanah jarang ini tidak banyak dijumpai. Namun pada kenyataannya, LTJ ini melimpah, melebihi unsur lain dalam kerak bumi.

Banyaknya negara yang mengincar logam tanah jarang ini bukan tanpa alasan, karena di tengah kemajuan teknologi saat ini, logam tanah jarang ini sangat dibutuhkan. Logam tanah jarang merupakan bahan baku peralatan teknologi, mulai dari baterai, telepon seluler, komputer, industri elektronika hingga pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/ Angin (PLTB). Selain itu, bisa juga untuk bahan baku kendaraan listrik hingga industri pertahanan atau peralatan militer.

Berdasarkan buku “Potensi Logam Tanah Jarang di Indonesia” Badan Geologi Kementerian ESDM pada 2019, logam tanah jarang (LTJ) ini merupakan salah satu dari mineral strategis dan termasuk “critical mineral” yang terdiri dari 17 unsur, antara lain scandium (Sc), lanthanum (La), cerium (Ce), praseodymium (Pr), neodymium (Nd), promethium (Pm), samarium (Sm), europium (Eu), gadolinium (Gd), terbium (Tb), dysprosium (Dy), holmium (Ho), erbium (Er), thulium (Tm), ytterbium (Yb), lutetium (Lu) dan yttrium (Y).

Meskipun demikian, unsur-unsur tersebut sangat sukar untuk ditambang karena konsentrasinya tidak cukup tinggi untuk ditambang secara ekonomis. Ketujuh belas unsur logam ini mempunyai banyak kemiripan sifat dan sering ditemukan bersama-sama dalam satu endapan secara geologi.

Mineral yang mengandung LTJ utama adalah bastnaesit, monasit, xenotim, zirkon, dan apatit. Mineral tersebut merupakan mineral ikutan dari mineral utama seperti timah, emas, bauksit, laterit nikel, hingga batu bara.

LTJ Sebagai Produk Samping Timah

Berdasarkan data Booklet ESDM Tanah Jarang 2020, terdapat setidaknya 512 Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang berpotensi menghasilkan logam tanah jarang utama seperti monasit dan xenotim dari proses pengolahan bijih timah.

Adapun ratusan IUP tersebut tersebar di Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kalimantan Barat.

Berdasarkan data booklet Kementerian ESDM 2020 tersebut, total IUP Operasi Produksi timah mencapai 534 dan 3 IUP Eksplorasi, sehingga total IUP di pertambangan timah yang aktif mencapai 537 IUP.

Sumber daya monasit RI tercatat mencapai sekitar 185.179 ton logam yang dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi cadangan. Sementara cadangan terbukti monasit tercatat baru mencapai 3.311 ton logam. Sumber daya monasit ini kebanyakan terdapat di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kalimantan Barat.

Sementara sumber daya xenotim tercatat sebesar 20.734 ton logam yang dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi cadangan. Sementara cadangan terbukti tercatat baru sebesar 0,06 ton logam. Adapun sumber xenotim ini banyak terdapat di Kepulauan Bangka Belitung.

[Gambas:Video CNBC]

(wia)

Sumber kabarin.co.id

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin ditahan KPK

25 September 2021 - 00:19 WIB

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin ditahan KPK

KCCI Gelar Pameran Foto Jeju-Bali

25 September 2021 - 00:14 WIB

KCCI Gelar Pameran Foto Jeju-Bali

WHO Warning RI Soal Jabar, Banten, Jatim dan Jateng, Kenapa? – Kabarin.co.id

25 September 2021 - 00:10 WIB

Zenius kenalkan Zeniusland, ruang permainan edukatif beranimasi

24 September 2021 - 23:59 WIB

Zenius kenalkan Zeniusland, ruang permainan edukatif beranimasi

KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR Tersangka Dugaan Korupsi – Kabarin.co.id

24 September 2021 - 23:50 WIB

Alasan Motor Tak Dapat Jatah Diskon PPnBM 100 Persen

24 September 2021 - 23:43 WIB

Sebagian motor yang dijual di Indonesia tidak dibebani PPnBM dari pemerintah, kecuali yang jenisnya di atas 250 cc.
Trending di News