oleh

Ahok Sebut Dirinya Sudah Cacat Dan Tidak Mungkin Jadi Menteri

Kabarin.co.id, Jakarta – Seperti yang diberitakan, mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama belum mempunyai pikiran untuk jadi menteri pada kabinet periode kedua pemerintahan presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam penjelasannya, Ahok menyebut bahwa rekam jejak sebagai bekas terpidana kasus penistaan agama menjadikan peluangnya menjadi menteri menjadi tertutup.

“Saya tidak mungkin jadi menteri, saya bilang, saya kan sekarang sudah cacat di republik ini, sudah tidak dikehendaki saya di posisi ini, tadi saya katakan, bagi orang banyak saya dianggap penista agama,” ucap Ahok berdasar pada rekaman suara yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (22/7/2019).

Diketahui, Ahok dijatuhi hukuman dua tahun penjara pada kasus penistaan agama di tahun 2017. Pasalnya, ia mengutip surat Al Maida ayat 52 ketika berbicara di Kepulauan Seribu. Kala itu, Ahok berbicara sebagai kapasitasnya di gubernur serta juga akan mencalonkan diri pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta (Pilgub) 2017.

Ahok menilai, pernyataan tersebut bukan bentuk dari sikap pesimistis guna menjadi menteri. “Saya mesti tahu kondisi dan fakta, jadi ya sudahlah, saya juga tidak mau ada yang merasa ambil posisi dia, yang penting saya bisa bantu rakyat,” jelasnyanya.

Sembari bercanda, ia lebih memilih untuk menjadi presenter TV atau pada media sosial Youtube. “Saya ingin jadi host saja, yang penting host saya enggak ditahan-tahan, jadi host, ya ngelawak lah, aku nyanyi lumayan kok sekarang,” paparnya.

Terlepas dari itu, Ahok juga mengaku bahwa dirinya tengah membangun sebuah aplikasi publik. Direncanakan aplikasi tersebut akan dirilis pada 1 Agustus mendatang. Ahok menyebut, aplikasi itu bertujuan untuk kepentingan sosial. “Jadi yang mau bantu sama yang mau terima sumbangan ketemu. Saya jadi tengah jadi verifikatornya,” jelasnya.

“Kalau selama ini banyak orang ingin bantu orang miskin tapi dia bingung siapa yang dia bantu,” imbuhnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News