oleh

Alasan Huawei Diprediksi Bertahan Meski Di Putus ARM

Kabarin.co.id, Jakarta – Menyusul adanya kebijakan dari Pemerintah Amerika Serikat (AS), tersiar kabar bahwa ARM juga memutuskan tidak lagi menjalin hubungan bisnis dengan Huawei. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk patuh terhadap pemerintah. Dalam hal ini bisa dikatakan bahwa Huawei mengalami cobaan yang begitu suram, pasalnya Google juga membatasi pemakaian sistem operasinya (Android) di ponsel masa depan. Namin dalam hal ini Huawei masih diprediksi akan mampu bertahan dan mempunyai solusi terbaik.

ARM terbilang sangat penting bagi produsen ponsel dalam melisensikan properti intelektualnya pada vendor lain. Hal tersebut karena Arsitektur CPU ARM sangat dominan pada smartphone. Seperti yang diketahui, Chip Qualcomm, Mediatek, Apple, Samsung dan Huawei kesemuanya merupakan lisensi arsitektur ARM. Sehingga sebagai konsekuensi, hampir semua smartphone menggunakan CPU dengan basis ARM.

Selain pada arsitektur dasar, ARM juga melisensi desain CPU “Cortex” dan desain GPU “Mali” yang umum digunakan pada basis System on a chip atau SoC. Namun menurut Rex Wu, selaku analis industri dari Jefferies, Huawei masih mempunyai solusi.

Pada penuturannya, Rex menyebut bahwa dalam jangka pendek keputusan ARM tidak akan menggoyang Huawei. Meski sudah secara permanen tidak bisa menerapkan lisensi ARM, Huawei dinilai masih bisa memakai CPU dan arsitektur GPU yang mereka kembangkan sendiri.

“Kami pikir, suspensi ARM justru akan mengakselerasi Huawei mengadopsi buatannya sendiri di chip Kirin yang baru dan juga mengembangkan sistem operasi dan ekosistem sendiri,” ucap Wu seperti yang dilansir dari South China Morning Post.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News