oleh

Alasan Polisi Yang Merazia Bapaknya Sendiri

Kabarin.co.id, Bojonegoro – Bripka Parmono yang merupakan seorang Polantas di Bojonegoro mengaku kaget ketika memeriksa seorang pengendara pada Operasi Patuh Semeru 2019. Hal tersebut lantaran yang diperiksa merupakan bapak mertua.

“Iya awalnya kaget juga, pas dibuka kaca helmnya ternyata bapak mertua. Meski bapak saya, tetap saya periksa semua kelengkapannya dan alhamdulillah ternyata bapak saya lengkap semua surat STNK, SIM dan Kelengkapan motornya,” ucap Parmono, seperti dilansir dari detikcom, Senin (9/9/2019).

Diketahui, operasi tersebut dilakukan pada Jalan MT Haryono, Bojonegoro, Sabtu (7/9/2019) pagi. Ia mengaku kagetnya seketika hilang lantaran petugas yang sering dipanggil Pak Pram tersebut sadar bahwa dirinya memang tengah melaksanakan tugas sebagai penegak hukum.

AKP Aristianto selaku Kasat lantas Polres Bojonegoro memberikan tanggapan terkait dengan kejadian tersebut. Ia membenarkan sikap anggotanya yang tetap tegas dan tidak pandang bulu kepada siapapun.

“Memang benar kejadian itu, Pak Parmono kemarin saat operasi patuh dikagetkan dengan yang diperiksa bapaknya. Tetapi Pak Parmono tetap melaksanakan protap dengan memeriksa kelengkapan semuanya.” ungkap AKP Aristianto.

“Dalam Operasi Patuh kali ini banyak yang kita beri teguran maupun tilang karena melanggar. Tercatat ada 1483 pelanggar lalu lintas dalam 10 hari Operasi Patuh yang telah ditindak,” tambahnya.

Pada tempat terpisah, bapak mertua Parmono juga mengaku bahwa dirinya kaget ketika terjaring razia dan diperiksa menantu sendiri. Untunya ia tidak melakukan pelanggaran lalu lintas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News