oleh

Batas Maksimal Makan Mie Instan, Ini Saran Ahli Gizi

Kabarin.co.id, Jakarta – Karena alasan praktis dan mudah dibuat, mie instan masih menjadi salah satu jenis makanan yang sangat populer.

Rasanya yang gurih pun sangat disukai oleh banyak orang. Namun yang menjadi pertanyaannya, apa boleh mie instan tersebut dikonsumsi setiap hari?

Seperti yang diketahui, selain dari telur ayam, mie instan selalu dijadikan stok bahan makanan kering. Pasalnya, ketika perut tengah lapar dan malas hendak keluar, mie bisa menjadi alternatif untuk dimasak.

Khususnya bagi kalangan orang yang suka lapar ditengah malam, dengan hanya memanaskan air dan memasak mie instan, maka mie tersebut sudah siap disajikan.

Namun, mengkonsumsi mie instan secara terus-menerus ternyata sangat tidak baik untuk kesehatan. Seperti yang dijelaskan oleh ahli gizi, Leona Victoria Djajadi, MND.

Menyebut bahwa konsumsi mie instan setiap hari tidaklah dianjurkan. Pasalnya, mie instan mempunyai kandungan nutrisi yang tidak lengkap.

Meski bisa mengenyangkan, namun tidak memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sehingga mungkin bisa menjadi alternatif untuk mengganjal lapar saja.

Dalam hal ini, terdapat dua varian mie instan, yakni mie goreng dan mie rebus. Untuk mie rebus, lebih banyak dilih lantaran lebih praktis.

Dengan hanya merebus, kemudian membuang air rebusan pertama, tampak senada dengan pendapat Victoria yang menyarankan untuk membuang air rebusan mie instan

“Lebih baik gunakan air rebusan baru atau kaldu buatan sendiri. Karena air cucian pertama biasanya mengandung lebihan pati dan sisa pewarna (kuning),” jelasnya.

Batas Maksimal Makan Mie Instan, Ini Saran Ahli Gizi

Dalam satu takaran (porsi) mie instan, bisa menyumbang 400 Kkal atau sekitar 20 persen dari total kebutuhan energi harian tubuh.

Sedangkan dengan mengkonsumsi mie instan secara berlebihan, bisa mengarah pada terjadinya obesitas (kelebihan berat badan), lantara secara nutrisi tubuh akan tetap merasa lapar.

Hal tersebut dikarenakan mikronutrisinya masih belum terpenuhi. Sehingga bisa memancing kita untuk selalu makan guna memenuhi kebutuhan mikronutrisi tersebut.

“Konsumsi mie instan jangan berlebihan. Dalam sebulan maksimal 4 kali atau 1 kali seminggu,” paparnya.

Mie instan memppunyai bahan utama karbohidrat, apabila mie dikonsumsi tentu tidak masuh dalam gizi yang seimbang.

Dalam hal ini, Victoria menyarankan untuk meracik mie yang lebih sehat, yakni dengan cara menggunakan air kaldu buatan sendiri.

Selanjutnya ditambahkan dengan banyak sayuran rebus, serta menambah protein yang baik bagi tubuh. Seperti halnya telur, atau daging ayam suwir.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News