Menu

Mode Gelap

Apindo · 7 Sep 2021 08:40 WIB ·

Begini Alasan Pengusaha Ngotot Ada Moratorium Kepailitan! – Kabarin.co.id


 Begini Alasan Pengusaha Ngotot Ada Moratorium Kepailitan! – Kabarin.co.id Perbesar

Jakarta, kabarin.co.id – Pemerintah masih mengkaji moratorium Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dan kepailitan. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendukung langkah itu karena meminimalisir moral hazard seperti yang sudah terjadi selama masa pandemi. Ada beberapa kasus perusahaan yang tak seharusnya PKPU atau pailit justru melakukannya.

Anggota Satgas Moratorium Kepailitan dan PKPU Apindo Ekawahyu Kasih mengungkapkan bahwa ada sejumlah negara yang telah melakukan moratorium seperti ini.

“Ada UK, Austria, Jerman, Italia, Swedia, Finlandia dan masih banyak negara Uni Eropa lainnya,” katanya dalam konferensi pers, Selasa (7/8/21).

Opsi moratorium semula dianggap berpotensi bakal menurunkan indeks kepercayaan investor asing terhadap investasi dalam negeri. Namun, Ekawahyu menilai kondisi berbeda terjadi di masa pandemi Covid-19.

Pilihan Redaksi
  • Jika BUMN Bisa Profit, Jangan Sampai UKM-Usaha Rakyat Pailit
  • Banyak Perusahaan Sehat Sengaja Dipailitkan?
  • Lagi Zaman Susah, Tiba-Tiba Pengusaha Kirim Surat ke Jokowi!

“World Bank menyatakan bahwa kebijakan sementara (temporary measure) berupa Moratorium dalam masa Pandemi merupakan hal yang wajar, tidak akan mempengaruhi penilaian kemudahan berusaha (Ease of Doing Business/EoDB) ataupun menurunkan kepercayaan investor asing, selama Pemerintah memiliki penjelasan yang komprehensif dan memiliki kepastian waktu,” jelasnya.

Sejumlah negara sudah melakukan moratorium sejak tahun lalu. Sementara di Indonesia baru akan memulai setelah banyaknya kasus pailit muncul ke permukaan.

Jumlah PKPU dan Kepailitan pada periode Pandemi Covid-19 di Indonesia tahun 2020-2021 telah mencapai lebih dari 1.298 kasus dan berdampak kepada upaya pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Dibilang telat ya telat terus terang tapi setelah pandemi kita cermati dulu kasus belum terlalu banyak, jadi nggak diperhatikan detil. Sekarang kita perhatikan cukup banyak sehingga ini sudah masuk unsur kedaruratan dan berpotensi moral hazard subur,” jelas Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani .

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)

Sumber kabarin.co.id

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bareskrim Polri Tangkap 2 Tersangka Baru, Kuasa Hukum Nasabah

17 September 2021 - 14:43 WIB

Manajemen BNI Makassar Sulit Berkelit , Kuasa Hukum Beberkan Bukti Baru Kasus Raibnya 45 Miliar Simpanan Nasabah

13 September 2021 - 16:09 WIB

Seolah Tidak Berbenah, Bank BNI Makassar Diduga Gelapkan 45 Milyar Dana Simpanan di Rekening Milik Pengusaha Asal Sulawesi Selatan

9 September 2021 - 13:43 WIB

Ini Dia Zona Hijau Covid-19 di Indonesia – Kabarin.co.id

9 September 2021 - 01:05 WIB

Pencarian di Platform Digital Jadi Andalan Pembeli Properti – Kabarin.co.id

9 September 2021 - 01:00 WIB

TNI-Polri Pindah Duluan ke Ibu Kota Baru, Ini Jadwal PNS! – Kabarin.co.id

9 September 2021 - 00:45 WIB

Trending di ibu kota baru