oleh

Bicara Aturan Pelarangan, FPI Meminta Jokowi Baca Putusan MK

Kabarin.co.id, Jakarta – Front Pembela Islam (FPI) memberikan tanggapan kepada Presiden Jokowi yang menyebut ormas yang dimpimpin oleh Habib Rizieq Syihab tersebut, tidak sejalan dengan ideologi bangsa. Pasalnya, FPI menyebut bahwa orang yang bicara pelarangan ormas tidak mengerti hukum.

“Itu yang ngomong-ngomong mau melarang dan masih juga bicara perpanjang izin, orang nggak ngerti konstitusi dan nggak ngerti hukum,” ucap juru bicara FPI, Munarman kepada wartawan, Sabtu (27/7/2019).

Dijelaskan lebih lanjut, Munarman menyebut bahwa kebebasan berserikat dan berkumpul dijamin secara jelas dalam konstitusi. Bahkan dirinya juga menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi mengenai pendaftaran ormas yang mempunyai sifat sukarela.

“Secara aturan hukum dalam UU Ormas, nggak ada nomenklatur izin, putusan MK Nomor 82 Tahun 2013 juga, menyatakan pendaftaran adalah bersifat sukarela, tidak ada istilah izin ormas atau ormas terlarang,” paparnya.

“Kalau masih ada yang menggaungkan izin ormas, maka kategori keterbelakangan intelektual dan kuasa gelap yang zalim itu. Suruh baca (putusan MK),” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi pada wawancara dengan Associated Press (AP), menyebut bahwa ‘sepenuhnya mungkin’ melarang FPI dalam lima tahun terkahir dirinya menjabat. Ditekankan bahwa pelarangan tersebut mungkin saja dilakukan apabila FPI tidak sejalan dengan ideologi bangsa, atau mengancam keamanan NKRI.

“Jika pemerintah meninjau dari sudut pandang keamanan dan ideologi menunjukkan bahwa mereka (FPI, red) tidak sejalan dengan bangsa,” jelas Jokowi menurut yang dilansir dari AP.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News