Bisa dilakukan sendiri di rumah, ini cara mengecek fluida mobil

  • Bagikan
Bisa dilakukan sendiri di rumah, ini cara mengecek fluida mobil

KABARIN.CO.ID – JAKARTA. Mobil pribadi masih menjadi pilihan utama dan salah satu moda transportasi paling aman bagi sebagian besar orang. Atas dasar hal itu, menjaga kondisi mobil agar terus dalam kondisi optimal merupakan hal yang perlu diperhatikan para pemilik kendaraan. Terutama, di tengah kondisi pandemi corona yang masih berlangsung hingga saat ini.

Executive Coordinator Technical Service Division, PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi menyebut, para pemilik kendaraan masih banyak yang abai dalam melakukan pengecekan ringan terhadap mobil pribadi mereka secara berkala.

“Saat sebelum berkendara, terkadang kita sering melewatkan pengecekan ringan kendaraan kita sendiri secara berkala sebelum digunakan, misalnya saja pengecekan oli mesin, oli rem, oli power steering, air radiator, air washer dan air aki pada mobil,” ungkap Bambang dalam keterangannya, Jumat (9/4).

Baca Juga: Rem overheat saat di tanjakan juga turunan, berikut penyebab dan cara mencegahnya

Ia memberikan sejumlah tips cek kondisi fluida pada mobil yang bisa dilakukan secara mandiri oleh para pemilik kendaraan. Langkah pertama, kata Bambang, pastikan terlebih dahulu kendaraan diparkir di lokasi yang aman dan  berkontur tanah atau lantai yang rata.

“Lalu, buka kap mesin depan kendaraan dengan menarik knob pembebas kunci kap mesin,” tambahnya.

Langkah selanjutnya adalah melakukan pengecekan fluida pada sejumlah ruang mesin, yaitu:

1. Oil mesin

Hidupkan mesin beberapa saat hingga mencapai temperatur kerja. Lalu, matikan mesin dan tunggu beberapa saat agar oli mengalir kembali ke bagian bawah mesin. Pastikan oli mesin berada pada posisi normal, apabila ada di posisi rendah, segera tambahan oli mesin dengan jenis yang sama.

“Ambil kain lap bersih, tarik dipstick oli mesin bersihkan dengan kain, masukan kembali dipstic sepenuhnya dan tarik, cek volume oli pada 3 level oli mesin, yakni rendah, normal, atau berlebih,” ujar Bambang.

2. Oli rem

Untuk mengecek oli rem, cari posisi master cylinder rem, di mana terdapat reservoir untuk oli rem. Lalu, periksa ketinggaian levelnya, dan pastikan ada di antara min dan max.

“Apabila posisi di min atau dibawahnya, tambahkan dengan oli rem yang sama sampai mencapai level max,” sebut Bambang.

3. Air radiator

Bambang mengatakan, kekurangan air radiator dapat menyebabkan mesin overheat. Oleh karena itu, pastikan ketinggian air radiator coolant di tangki cadangan berada dalam jumlah yang pas.

“Bila kurang, tambahkan dengan air radiator coolant dengan tipe yang sama,” kata dia.

4. Air wiper

Menurutnya, penggunaan air wiper saat menjalankan wiper sangat penting agar tidak merusak kaca. Untuk itu, dia menyarankan agar air tangki wiper selalu dalam kondisi terisi penuh. Apabila kurang, segera tambahkan dengan air yang bersih.

5. Air aki

Tak hanya itu, air aki juga tak kalah pentingnya. Apabila tidak dilakukan pengecekan secara berkala, bisa berakibat pada kerusakan aki.

6. Power steering (tipe hydraulic)

Terakhir, pastikan mesin ada di batasan antara upper dan lower. Apabila kurang, segera tambahan oli power steering.

“Hidupkan mesin, setelah mesin pada suhu kerja, buka tutup reservoir kemudian periksa volume oli power steering,” ujar Bambang.

 

 

Sumber Antara News

  • Bagikan