oleh

Cara Memperbaiki Baterai HP Yang Sudah Ngedrop

Kabarin.co.id – Bagaimana Cara Memperbaiki Baterai HP Yang Sudah Ngedrop? Pertanyaan ini mungkin saja muncul ketika anda dihadapkan dengan masalah serupa.

Dalam hal ini, kami pun pernah mengalami masalah baterai hp drop. Sehingga setiap digunakan, meski baterai dalam keadaan full, secara tiba-tiba ponsel mati atau restart sendiri.

Sudah tidak asing jika masalah yang sering dihadapi oleh para pengguna android ialah baterai yang lebih mudah drop. Terlebih lagi jika usia dari ponsel sudah lebih dari satu tahun.

Bukan suatu hal yang aneh, pasalnya baterai sudah mengalami penurunan kapasitas. Poin ini juga dipengaruhi oleh kualitas baterai dan bisa juga karena ada kerusakan pada sistem perangkat atau ponsel.

Salah satu ciri kerusakan sistem pada perangkat ialah baterai mudah mudah saat dilakukan charging. Sebagai contoh, pada pengisian normal memakan waktu hingga 2 jam, namun indikator baterai ketika diisi 1 jam sudah menunjukkan tanda penuh.

Dengan adanya ciri yang demikian, bisa berarti bahwa sistem android anda rusak. Untuk kerusakan sistem sendiri, bisa berpengaruh pada tampilan widget yang tidak sama dengan kapasitas yang ada pada baterai.

Apabila anda mengalami masalah yang demikian, maka akan langsung berpikir jika ponsel kita yang rusak. Padahal sebenarnya hanya memerlukan proses kalibrasi jika kondisi baterai masih dalam keadaan baik.

Cara Memperbaiki Baterai HP Yang Sudah Ngedrop

Sudah kenal kata kalibrasi? Mungkin untuk sebagian orang sudah tidak asing. Kalibrasi sendiri merupakan penyesuaian kembali antara widget dengan kapasitas baterai yang sesungguhnya.

Dengan menjalankan proses ini, maka data yang ada pada widget perangkat sesuai dengan kapasitas baterai yang sebenarnya.

Tata cara untuk melakukan kalibrasi sendiri bisa dilakukan dengan dua cara, pertama ialah dengan root perangkat android. Dan kedua ialah dengan dilakukan secara manual.

Cara manual yang bisa anda lakukan ialah :

  1. Kosongkan isi baterai HP, ketika kondisi baterai masih dalam keadaan terisi, usahakan kuras terlebih dahulu hingga benar-benar kosong.
  2. Isi atau charge baterai dalam keadaan hp mati. Jika daya baterai sudah habis total, maka charge kembali dalam keadaan ponsel mati hingga penuh. Jika sudah 100%, hidupkan kembali ponsel.
  3. Charge ulang HP dalam keadaan hidup. Jika widget sudah menunjukkan 100%, tetap biarkan hp dicharge dalam keadaan hidup.
  4. Charge HP dalam keadaan mati. Setelah 3 proses diatas dilakukan, dan daya sudah terisi 100%, maka tetap charge hp dalam keadaan mati.
  5. Hidupkan kembali HP. Pada tahapan terakhir, gunakan perangkat seperti biasanya hingga daya baterai habis. Kemudian charge seperti biasanya.

Jika semua tahapan diatas sudah anda lakukan, namun masih menujukkan hasil yang sama. Maka bisa mengulang langkah-langkah dari awal.

Atau bisa juga menaruh baterai dalam freezer selama 24 jam penuh (dibungkus rapat dengan plastik). Kemudian charge baterai hingga full. Cara ini juga bisa digunakan untuk mengatasi baterai kembung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News