oleh

Cara Mengatasi E-Toll Tidak Terbaca Di Gardu Tol

Kabarin.co.id – Bingung mencari Cara Mengatasi E-Toll Tidak Terbaca Di Gardu Tol? Jawabannya cukup sederhana. Sebab dengan sedikit informasi, tentu pengguna jalan tol pun tidak bingung ketika mengalami maslaah serupa.

Seperti yang kita ketahui, untuk saat ini penggunaan jalan tol diharuskan membayar dengan memakai kartu E-Toll.

Namun untuk belakangan ini, tidak sedikit pengguna yang mengalami kesulitan lantaran kartu elektronik mereka, khususnya ketika hendak bertransaksi mengalami masalah.

Sebagai salah satu contoh, ialah ketika kartu tidak terbaca oleh gardu, bahkan hingga menimbulkan kerusakan yang pada akhirnya tidak bisa bertransaksi.

Nah, yang sering dipertanyakan ialah, apa penyebab dan bagaimana cara mengantisipasi masalah E-Toll tidak terbaca tersebut?

Cara Mengatasi E-Toll Tidak Terbaca Di Gardu Tol

Menurut yang dikutip dari GridOto.com, yang dijelaskan oleh Nur Syahbani selaku Assistant Relationship Manager Bank Mandiri Cabang Jakarta Kota, memberikan informasi terkait pemecahan masalah tersebut.

Ia menjelaskan, untuk sekedar melakukan antisipasi, maka disarankan bagi pengendara untuk mempunyai setidaknya dua kartu. Sehingga ketika yang satu tidak bisa dipakai, maka masih ada cadangan.

“Untuk antisipasinya cukup mudah, saya sarankan para pengendara harus memiliki setidaknya dua kartu, jadi buat jaga-jaga saja. Karena kalau di tol itu ada yang tidak menjual kartu E-Toll,” ucap Nur Syahbani dikutip GridOto.com di Jakarta, (24/5).

Lebih lanjut, Nur Syahbani juga menyebutkan beberapa hal yang menjadi penyebab dari tidak terbacanya kartu E-Toll. Termasuk juga karena kartu elektronik yang digunakan masa berlakunya sudah habis.

Sehingga, lanjut Nur Syahbani, kartu tersebut akan susah terbaca oleh gardu tol yang baru. Meski penyebabnya bervariasi, namun salah satu yang umum terjadi ialah kartu sudah kadaluwarsa.

“Sebabnya si macam-macam ya, karena kartu itu kan di dalamnya ada chipnya, biasanya kalau chip itu rusak mungkin bisa karena air atau memang enggak kebaca,” paparnya.

Maka dari itu, Nur Syahbani memberikan himbauan bagi para pengendara yang sudah menggunakan E-Toll. Dan tengah mengalami kendala ketika hendak bertransaksi, maka disegerakan untuk dibawa ke Customer Service (CS) bank terkait.

Sehingga masalah tersebut bisa segera ditangani, terlebih jika sisa saldo dalam kartu masih banyak. Intinya, kartu yang sudah kadaluwarsa tersebut jangan keburu dibuang, simpan dulu dan datang ke CS bank untuk memperbaiki.

“Kalau kartunya rusak dan saldonya masih banyak lebih baik kartunya disimpan dulu, nanti tinggal dateng ke Costumer Service (CS),” terangnya.

Pada saat yang sama ketika mendatangi cs bank, maka kartu akan diganti dengan yang baru. Namun dalam hal ini, setiap bank mempunyai kebijakan yang berbeda.

Sehingga saldo yang tersisa pada kartu lama, bisa dipindah pada yang baru dan bisa segera digunakan.

“Setelah itu akan diganti dengan kartu baru dan mungkin ada biaya pergantian kartu sehingga saldonya bisa dipindahkan,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News