oleh

Cara Mengatasi Efek Rumah Kaca Paling Sederhana

Kabarin.co.id – Diketahui, Cara Mengatasi Efek Rumah Kaca Paling Sederhana ini, merupakan rangkuman yang juga diperoleh dari berbagai sumber di internet.

Akan tetapi, pada kesemua sumber yang dirangkum, menyajikan informasi yang berbeda. Sehingga untuk menyingkat beberapa hal yang kurang penting, maka terciptalah tulisan sederhana dari kami.

Secara umum, efek rumah kaca dimaknai dengan suatu peristiwa pemanasan yang terjadi apda permukaan benda langit.

Efek tersebut terjadi lantaran komposisi ataupun keadaan atmosfer suatu benda menahan pantulan energi matahari yang merupakan bentuk dari radiasi inframerah di bumi.

Beberapa gas pada atmosfer bumi bisa menimbulkan efek rumah kaca, termasuk juga karbondioksida 9CO2), nitrogen monoksida (NO), belerang dioksida, seerta beberapa senyawa yang mempunyai sifat organik.

Yang paling terasa, efek rumah kaca berdampak pada pemanasan golobal, yakni dengan meningkatnya suhu di permukaan bumi.

Sehingga secara tidak langsung, perubahan suhu tersebut memicu iklim yang ekstrim, dan juga mengganggu keseimbangan ekosistem dan hutan di bumi.

Cara Mengatasi Efek Rumah Kaca Paling Sederhana

Untuk bisa mengurangi efek rumah kaca yang berdampak pada pemanasan global tersebut. Setidaknya terdapat 6 poin penting yang kami rangkum. Beberapa diantaranya mencakup :

1. Hemat Pemakaian Listrik

Seperti yang kita ketahui, listrik merupakan salah satu bentuk energi yang paling banyak dibutuhkan manusia. Akan tetapi, pembangkit listrik tersebut mayoritas menggunakan bahan bakar fosil, yang memicu karbondioksida.

Sehingga dengan semakin banyak pemakaian listrik, maka semakin banyak pula gas pembuangan tersebut. Dampaknya, efek rumah kaca pun akan semakin buruk.

2. Menanam Pohon Dan Melestarikan Hutan

Pohon beserta dengan jenis tumbuhan yang mempunyai klorofil, mempunyai peranan yang besar dalam membersihkan udara.

Hal tersebut dikarenakan tumbuhan berklorofil, mempunyai fungsi untuk mengolah karbondiksida, air, sinar matahri, dan unsur hara menjadi bahan organik.

3. Mengurangi Penggunaan Transportasi Berbahan Bakar Minyak

Mesin dari alat transportasi yang menggunakan bahan bakar minyak seperti bensin, solar, dll. Mempunyai andil dalam menghasilkan karbondioksida.

Secara pikiran kasar, langkah mengurangi penggunaan kendaraan tersebut, maka juga akan mengurangi produksi karbondioksida yang semakin tidak terkontrol.

4. Kelola Sampah Dengan Baik

Dimana saja berada, sampah sudah menjadi masalah umum bagi manusia di dunia. Khususnya sampah yang terbuat dari plastik yang dasarnya sulit untuk terurai.

Pengelolaan sampah yang salah, justru mempunyai dampak buruk bagi pemanasan global, sehingga manusia harus lebih bijak dalam mengatasi masalah tersebut.

5. Mengurangi Penggunan Alat Dengan CFC

Istilah CFC (Chlorofluorocarbon) merupakan jenis senyawa yang umumnya dipakai pada produk alat rumah tangga. Sebagai contoh ialah pendingan ruangan (AC0 dan kulkas.

Mungkin peralatan tersebut mempunyai manfaat yang begitu penting. Akan tetapi dampaknya pun lumayan besar dalam memburuk kondisi pemanasan global.

6. Terapkan Sistem Budidaya Pertanian dan Peternakan

Penerapan sistem budidaya pertanian yang menggunakan bahan kimia sintetik, yakni dengan pupuk dan pestisida. Menjadi penyebab kerusakan dan pencemaran lingkungan.

Oleh karena itu, sistem pertanian akan lebih baik jika menerapkan organik yang tentu tidak ada dampak buruk bagi lingkungan.

Akan tetapi, penggunaan bahan organik yang tidak sesuai, ternyata juga bisa mempunyai efek buruk. Sehingga memerlukan langkah yang memang sudah direncanakan dengan baik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

News