oleh

China Akan Berjuang Hingga Akhir Terkait Perang Dagang Dengan AS

GREGET.CO.ID – Wei Fenghe, Menteri Pertahanan China memberikan kritik terkait dukungan Amerika Serikat (AS) kepada Taiwan dan operasi Angkatan Laut (AL) AS di Laut China Selatan, yang sedang dalam sengketa. Wei menyebutkan jika konflik atau perang yang tengah terjadi saat ini antara kedua negara tersebut dapat menjadi bencana besar.

Ia menuturkan bahwa dalam Dialog Shangri-La yang diselenggarakan di Singapura, KTT pertahanan utama Asia pada hari Minggu (2/6) yang menyatakan bahwa China akan “berjuang hingga akhir” jika ada yang hendak memisahkan dirinya dengan Taiwan.

“Tak akan ada upaya yang dapat berhasil untuk memecah China. Untuk semua gangguan termasuk masalah terkait Taiwan akan gagal,” tegas Wei, dikutip dari Reuters.

Hubungan antara AS dan China diketahui semakin tegang dampak dari perang dagang antar kedua negara tersebut, dukungan yang diberikan As kepada Taiwan dan postur militer China di Laut China Selatan, dimana AS melakukan patroli kebebasan navigasi.

Pada hari Sabtu (1/6), Menteri Pertahanan AS, Patrick Shanhan menuturkan jika pada pertemuan tersebut pihak AS tak akan terlalu berhati-hati saat mengambil keputusan soal perilaku China di Asia.

Wei Fenghe, dalam referensinya ke AS, menuturkan bahwa ada negara-negara dari wilayah luar datang ke Laut China Selatan dalam upaya meredam ketegangan antara du negara tersebut.

Dalam pidato Wei yang Berapi-api, ia menyatakan bahwa China akan “berjuang hingga akhir” jika AS ingin melakukan perang dagang. Meski pun demikian, Wei juga mengatakan pihak China tetap membuka kesempatan bernegosiasi kepada pihak AS jika ingin berbicara terkait masalah yang sedang mereka perdebatkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News