oleh

COVID Jenis Baru Menyerang, Harga Minyak Ikut Anjlok

Kabarin.co.id, Jakarta – Harga minyak kini mulai anjlok lebih dari US3$ atau setara Rp 42.300 (kurs Rp 14.11/US$) pada perdagangan hari ini, Senin (21/12/2020).

Penurunan harga minyak tersebut lantaran terena dampak akan kekhawatiran varian baru COVID-19 yang menyebar di Inggris serta menyebabkan pembatasan yang lebih ketat di Eropa.

Minyak mentah Brent turun US$ 1,83 atau 3,5% menjadi US$ 50,43 per barel. Sedangkan minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) merosot US$ 1,70 atau 3,5% menjadi US$ 47,40 per barel.

Dengan demikian, untuk kedua jenis minyak tersebut, turun lebih dari US$3 pada awal sesi perdagangan hari ini.

“Laporan adanya varian baru virus Corona telah membebani sentimen risiko dan minyak. Pembatasan mobilitas baru di seluruh Eropa juga tidak membantu karena permintaan minyak Eropa akan menurun,” kata analis minyak UBS Giovanni Staunovo dikutip dari Reuters, Senin (21/2/2020).

“Investor perlu berhati-hati bahwa jalan menuju permintaan minyak dan harga yang lebih tinggi akan tetap bergelombang,” imbuhnya.

Minggu lalu, Brent naik di atas US$50 untuk pertama kalinya sejak maret di tengah optimisme yang berasal dari peluncuran vaksin COVID-19.

Akan tetapi, varian baru COVID-19 yang mempunyai daya tuar lebih tinggi dari varian sebelumnya hingga 70%, sudah menyebabkan beberapa negara di Eropa, Israel, dan Kanada menutup perbatasan mereka dengan Inggris.

Kebijakan serupa juga diterapkan oleh Hong Kong dan India, mereka menangguhkan penerbangan dari Inggris.

Untuk saat ini, varian baru virus Corona tersebut juga sudah terdeteksi di Australia, Belanda, dan Italia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News