oleh

Dengan Adanya Aturan IMEI, Advan Semakin Percaya Diri

Kabarin.co.id, Jakarta – Saat ini, pemerintah masih menggodok terkait aturan validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI). Dengan hadirnya aturan IMEI tersebut nantinya, salah satu produsen ponsel Advan semakin percaya diri. Tepatnya untuk menguasai pasar ponsel Tanah Air yang sebelumnya dipegang oleh ponsel dari pasar gelap.

Hal tersebut diungkap oleh General Manager (GM) Marketing Advan, Aria Wahyudi. Ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tidak hanya bersaing dengan produk resmi dari vendor global, melainkan juga ponsel yang tidak ada garansinya atau yang lebih dikenal dengan ponsel black market (BM).

“Ini (beredarnya produk BM) membuat kami semakin tertekan. Tapi bukan hanya kami saja, malah merek-merek besar juga merasakan hal yang sama. Jika kebijakan IMEI dijalankan segera, ya walau prosesnya masih panjang, jelas kami bikin kami confident,” ungkap Aria ketika ditemui pasca peluncuran Advan G2 Pro di Jakarta, seperti dilanir dari DetikNet, Kamis (15/8/2019).

Rasa percaya diri yang semakin meningkat tersebut nantinya akan membuka peluang untuk Advan. Khususnya dalam mengembangkan pasarnya menjadi lebih luas. Salah satu yang akan diterapkan ialah dengan menghadirkan kembali jenis atau type perangkat pada kelas Rp 2 – 3 jutaan yang saat ini menjadi rebutan vendor global.

“Bisa jadi (masuk ke segmen Rp 2-3 juta). Tapi saya nggak ngomong lho ya… cuma bisa jadi. Tapi jangan dibillang Advan mau mengeluarin ponsel Rp 3 jutaan, waduh… Wah saya langsung pindah ke Detik nanti,” tandas Aria.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News