Di balik Alasan Dana Covid Turun & Naiknya Anggaran Prabowo – Kabarin.co.id

  • Bagikan

Jakarta, kabarin.co.id – Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo buka suara terkait dibalik alasan pemerintah menurunkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022 dan menaikkan anggaran Kementerian Pertahanan yang dipimpin oleh Prabowo Subianto.

Seperti diketahui, pemerintah menetapkan anggaran untuk PEN pada 2022 sebesar Rp 321 triliun atau lebih rendah dibandingkan dana PEN tahun ini yang mencapai Rp 744,45 triliun.

Yustinus mengungkapkan salah satu prioritas RAPBN 2022 adalah penanganan kesehatan dalam menanggulangi Covid-19. Namun, saat ini pemerintah sudah menggesernya karena penanganan Covid-19 sudah lebih baik.

“Pemerintah tetap mengalokasikan anggaran penanganan kesehatan, terutama karena penanganan pandemi Covid-19. Sudah kita geser, saat ini penanganan Covid-19 kita sudah lebih baik dan adanya vaksinasi. Maka anggaran Covid ini sudah bisa diturunkan,” jelas Prastowo dalam siaran TV Nasional, dikutip Rabu (8/9/2021).

“(Dana kesehatan tahun 2022) lebih kepada upaya testing dan tracing. Selebihnya adalah infrastruktur dasar kesehatan, sehingga alokasinya bukan ke anggaran PEN, tapi anggaran di Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah,” ujar Prastowo melanjutkan.

Oleh karena itu, dukungan kepada dana PEN diturunkan, karena pemerintah berasumsi penularan Covid-19 sudah melandai. Namun, dukungan kesehatan diperkuat untuk layanan dasar, yang dana tersebut dialokasikan di Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah.

Prioritas lainnya, kata Yustinus adalah untuk perlindungan sosial kepada masyarakat yang paling miskin dan paling rentan.

“Ada solusi ketika ekonomi sudah mulai bergeliat, maka penerima bantuan sosial yang kemarin cukup besar akan mulai berkurang, karena kita tahu mereka juga sebagian akan kembali mendapatkan pekerjaan atau kembali mendapatkan penghasilan,” jelas Yustinus.

Sayangnya, Yustinus tidak menjawab pertanyaan pembawa acara ketika disinggung mengapa anggaran Kementerian Pertahanan justru yang dinaikkan.

Seperti diketahui, dalam RAPBN 2022 anggaran Kementerian Pertahanan sebesar Rp 133,9 triliun, meningkat 13% dibandingkan dengan alokasi anggaran di APBN 2021 yang sebesar Rp 32,48 triliun.

Sementara, anggaran Kementerian Kesehatan justru turun 45,4% dari Rp 175,9 triliun pada outlook APBN 2021 menjadi Rp 96,1 triliun untuk tahun anggaran 2022.

[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)

Sumber kabarin.co.id

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *