oleh

Disorot Media Asing, Minar Tukang Kubur Pasien Corona Sempat Takut Pulang

Kabarin.co.id, Jakarta – Media sosial sempat dihebohkan dengan kisah seorang tukang gali kubur di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon.

Pria tersebut ialah Minar, yang terus bekerja siang dan malam untuk mengubur jenazah pasien Corona (Covid-19).

Demi menjalan tugas ia mengaku pernah tidak pulang ke rumah selama dua hari lantaran takut menularkan virus corona pada keluarganya.

Sebab ketika pertama kali menguburkan jenazah, ia dan tukang gali kubur yang lain hanya mengenakan seragam biasa, belum menggunakan alat pelindung diri (APD).

“Sempet saya nggak pulang dua malem, penguburan pertama saya pulang, penguburan ketiga saya nggak pulang karena saya takut karena nggak kelihatan, kan penyakit orang nggak kelihatan,” cerita Minar dikutip dari Insertlive, Senin (25/5/2020).

Dalam sehari, Minar mengaku bisa mengubur 20 jenazah bersama dengan kawan-kawannya. Tidak kurang dari seribu jenazah yang sudah dimakamkan di TPU Pondok Rangon.

“Kira-kira ada seribu, kurang lebih, awal-awalnya minimal 20 (jenazah) sehari, kemarin udah agak rendah, ya mudah-mudahan habis, saya capek,” lanjutnya.

Ia mengaku sudah lelah lantaran terus bekerja tanpa henti. Setiap hari ia menggali kubur tanpa libur dari jam 7 pagi hingga 10 malam.

“Masuk terus nggak ada liburnya saya sampai saat ini, makanya saya dikasih sehat alhamdulillah. Saya mulai jam 7 saya sampe jam 10 malem,” imbuh Minar.

Ia juga berharap, pasien meninggal karena corona bisa cepat berkurang, atau bahkan tidak ada lagi. Oleh karena itu, Minar pun menghimbau untuk patuh anjuran pemerintah.

“Justru saya nggak tahu, saya nggak merasa bangga, saya nggak merasa wah saya maksud TV, saya prihatin, kenapa kok saya, tahunya saya dari temen-temen, sama temen anak sekolahan saya,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News