oleh

Duapertiga Transaksi Shopee Berasal Dari Indonesia

Shopee telah mencatat Gross Merchandise Value (GMV) atau total seluruh volume transaksi yang ada di Indonesia pada kuartal ke-1 di tahun ini berhasil menyentuh angka US$ 1,4 miliar atau setara dengan Rp 20,1 triliun. Angka tersebut berhasil menyumbang sekitar 2/3 dari total transaksi Shopee untuk kawasan Asia Tenggara dan Taiwan.

Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja mengatakan bahwa dari total keseluruhan di wilayah Asia Tenggara dan Taiwan, Shopee mencatat GMV senilai US$ 3,5 miliar atau setara dengan Rp 50,4 triliun. Ia juga menuturkan bahwa peningkatan tersebut telah melebihi target dan prediksi yang dilakukan oleh para analis.

“Jadi dari US$ 3,5 juta itu 40% dari Indonesia. 40% GMV itu disumbang oleh Shopee Indonesia,” ujar Handhika, saat konferensi pers, di Kantor Shopee, Jakarta Selatan, Rabu (29/5).

Dengan perolehan pencapaian ini, GMV Shopee di wilayah Asia Tenggara dan Taiwan berhasil meningkat sebesar 80% dibandingkan dengan kuartalpertama ditahun lalu.

Handhika juga berujar bahwa Shopee merupakan aplikasi dengan jumlah unduhan terbanyak di kawasan Asia Tenggara menurut App Annie. Shopee sendiri telah diunduh oleh pengguna di Indonesia sebanyak 80 juta kali dengan sekitar 2,2 juta penjual yang aktif di aplikasi.

Ia juga mengatakan bahwa Shopee telah melakukan kampanye untuk belanja bulan Ramadhan sejak 27 April – 31 Mei 2019, dengan puncaknya di tanggal 24 Mei 2019.

Jika dibandingkan dengan hari puncak tahun 2018 lalu, ia menuturkan bahwa jumlah transaksinya telah mengalami peningkatan sebesar 2 kali lipat. Handhika menuturkan bahwa jumlah pemesanan terbanyak berasal daru 3 kota yakni Jakarta, Bogor dan Surabaya.

“Di hari H puncaknya sendiri kita mendapatkan 300%, atau 3 kali lipat dibanding puncak tahun lalu. Dan 2 kali lipat peningkatan trafik aplikasi shopee,” tutur Handhika.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News