oleh

ESDM Buka Kembali Lelang Blok Migas Setelah Lebaran

Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membuka kembali pelelangan blok minyak dan gas bumi tahap III setelah hari raya lebaran 1440 H.

Wakil Mentri ESDM, Arcandra Tahar mengatakan bahwa pelelangan tahap III nantinya akan menawarkan lebih banyak blok migas dibandingkan pelelangan yang sebelumnya. Namun terkait jumlah, pihak pemerintah masih harus melakukan evaluasi kembali.

“Kita akan buka lelang yang ke-3 sebentar lagi. Nanti yang ketiga ini agak banyak. Ada beberapa yang ditawarkan, kita lihat dulu,” kata Arcandra, pada keterangannya, Jumat (31/5/2019).

Dari segi waktu, pelelangan blok migas tahap III ini terbilang sangat cepat. Pihak pemerintah saat ini masih melelang sekitar 4 blok migas tahap II yang akan dimulai pada tanggal8 Mei 2019 – 31 Juli 2019. Forum klarifikasi akan dilakukan pertanggal 13 Mei 2019 – 2 Agustus 2019. Sementara untuk penyerahan dokumen partisipasi akan dilakukan pada tanggal 31 Juli 2019 – 5 Agustus 2019.

Untuk sesi pelelangan tahap II, sejumlah perusahaan migas sudah mengakses dokumen penawaran.

“Sudah ada yang ambil dokumen. Nanti saya cek lagi,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Djoko Siswanto.

Ada total 4 Wilayah Kerja migas yang ditawarkan saat pelelangan tahap II yaitu:

  1. WK KUTAI (eksplorasi). Berlokasi di Offshore Kalimantan Timur. Komitmen Pasti 3 Tahun berupa Studi G&G dan Seismik 3D 1.000 km2. Bonus Tanda Tangan senilai US$ 2.500.000.
  2. WK BONE (eksplorasi). Berlokasi di Offshore Sulawesi Selatan. Komitmen Pasti 3 Tahun berupa Studi G&G dan Seismik 3D 500 km2. Bonus Tanda Tangan senilai US$ 2.500.000.
  3. WK WEST GANAL (eksplorasi). Berlokasi di Offshore Makasar Straits. Komitmen Pasti 3 Tahun berupa Studi G&G, Seismik 2D 600 km, Seismik 3D 600 km2, Pemboran 4 Sumur Eksplorasi. Total anggaran senilai US$ 151.840.000. Bonus Tanda Tangan senilai US$ 29.000.000.
  4. WK WEST KAMPAR (eks produksi). Berlokasi di Daratan Riau dan Sumatera Utara. Komitmen Pasti 5 Tahun berupa Studi G&G, 6 Sumur Eksplorasi, Seismik 2D 500, dan Seismik 3D 200 km2. Total anggaran senilai US$ 64.433.080. Bonus Tanda Tangan senilai US$ 5.000.000

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News