oleh

Fungsi Dan Cara Menggunakan Kemoceng

Kabarin.co.id – Meski sederhana, namun tidak sedikit orang yang masih belum paham Fungsi Dan Cara Menggunakan Kemoceng. Oleh karena itu, sebagai bahan pembelajaran, maka tidak ada salahnya jika kami ulas lebih detail.

Dikutip dari Wikipedia, kemoceng merupakan salah satu alat pembersih debu yang terbuat dari bulu-bulu (bulu ayam, kalkun, burung unta, atapun tali rafia). Yang secara umum, terpasang atau terikat menajdi satu bagian bulat.

Seiring dengan perkembangan zaman, bentuk kemoceng mengalami berbagai perubahan. Entah itu dari sisi penggunaan bahan, atau sejenisnya. Sehingga sudah tidak sama dengan yang tradisional.

Pada pembuatan kemoceng tradisional, umumnya batang (tongkat) terbuat dari totan, kayu, dan juga besi. Namun dalam skala yang masih ringan dan mudah digunakan.

Pada mulanya, kemoceng sendiri mempunyai bentuk panjang atau bahkan tipis. Bentuk yang lebih mudah dibuat, namun dengan tingkat efisien yang kurang.

Kemoceng bisa diikatkan pada sebuah pegangan yang terbuat dari kayu dan besi. Nah, dikarenakan keberagaman bahan dan kekuatan dari produk, tentu harga yang ditentukan pun akan berbeda.

Fungsi Dan Cara Menggunakan Kemoceng

Nah, sebagai orang yang suka dengan kebersiahan, sangat sering dihadapkan dengan masalah yang tidak luput dari debu. Baik pada perabotan rumah, kendaraan pribadi ataupun benda lainnya.

Kotoran yang menempel pada perabot, secara umum bisa dibersihkan dengan berbagai alternatif. Termasuk juga menggunakan lap, kemoceng, atau bahan lain untuk menyapu debu dan kotoran yang menempel.

Fungsi Dan Kegunaan Kemoceng

Dari sisi fungsi atau kegunaan, mungkin sudah tidak perlu kami jelaskan. Pasalnya bisa dipastikan jika semua orang sudah paham dengan kegunaan benda tersebut.

Akan tetapi, secara dasar kemoceng mempunyai kegunaan sebagai :

  • Pembersih kotoran yang ada di lantai, perabot, meja, atau tempat lain yang berdebu.
  • Membersihkan debut atau kotoran yang ada di langit-langit rumah.
  • Sebagai alat kebersihan yang mempunyai multiguna (sesuai kebutuhan).

Bagaimana cara menggunakan kemoceng?

Untuk menggunakan kemoceng, tentu kita harus tahu dulu ukuran dari kemoceng tersebut. Namun secara umum, ukurannya pendek dan ringan ketika dipegang.

Cara menggunakannya pun sangatlah sederhana, sebagai contoh ialah penggunaan kemoceng pada meja.

  • Pegang ujung kemoceng (yang tidak ada bulunya)
  • Gerakkan kemoceng secara merata dengan mengusapkan bulu pada area meja.
  • Lakukan pengecakan apakah meja sudah bersih dari debu.

Perlu dipertegas lagi, kemoceng mempunyai fungsi untuk membersihkan debu dan juga langit-langit yang selalu dijadikan sarang oleh laba-laba.

Bahan yang terdapat pada kemoceng (bulu ayam, tali rafia, bulu burung kalkun, dll.), akan membantu membersihkan debu dengan cara yang lebih efisien.

Bagaimana? Apakah anda sudah mendapat semua jawaban dari penjelasan diatas? Sederhana, namun banyak orang yang belum memahaminya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News