oleh

Google Terapkan Pajak 10% Untuk Pengguna Google Ads Di Indonesia

Kabarin.co.id, Jakarta – Mulai 1 Oktober 2019 mendatang, Google Indonesia akan membebankan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10%, dikhususkan untuk pengguna Google Ads.

Adanya pengumuman tersebut di keluarkan oleh Google melalui situs resminya. Keterangan tersebut menyatakan bahwa untuk mengikuti penerapan aturan pajak yang berlaku, semua penjualan Google Ads di Indonesia akan dikenakan pajak sebesar 10%.

Dalam penjelasannya, Google mengungkap bahwa perubahan tersebut akan berlaku bagi semua akun Google Ads yang mempunyai alamat penagihan di Indonesia.

“Perubahan ini berlaku untuk semua akun Google Ads dengan alamat penagihan di Indonesia,” isi tulisan Google.

Pada situs resminya tersebut, Google juga memberikan penjelasan kepada para pelanggan yang mempunyai status pemungut PPN, diharuskan juga memberikan bukti Surat Setoran Pajak (SSP) ke Google. Tepatnya dengan melakukan pengiriman surat yang asli dan yang sudah ditandatangani.

Sedangkan peraturan yang dimaksud oleh Google dalam situs resminya tersebut, merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35/PMK.03/2019 yaitu tentang Penentua Bentuk Usaha Tetap (BUT).

Pada peraturan tersebut, dijelaskan bahwa pemerintah akan menghitung kewajiban pajak berdasar pada volume kegiatan bisnis di Indonesia. Serta bukan berdasar pada bentukan perusahaan tetap.

Dari sisi pemerintah, melalui Ditjen Pajak, akan melakukan penghitungan seberapa besar Google Cs mendulang pendapatan di Indonesia, seperti yang disebut oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, bertugas sebagai economic present. Penghitungan tersebut akan dijadikan bahan tagihan pajak.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News