oleh

Harga Tiket Commuter Line Cs Bakal Beda, buat Veteran-Pelajar – Kabarin.co.id

Jakarta, kabarin.co.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong integrasi transportasi di Jakarta, termasuk pengaturan dalam sistem ticketing. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan setelah integrasi transportasi dilakukan, harga tiket tiap warga akan berbeda.

“Seperti veteran itu nanti beda (harga tiket) kayak di negara maju, begitu juga dengan pelajar, guru, pensiunan, dan orang yang berjasa. Sehingga public transport kita memberikan simbol penghargaan,” katanya dalam acara peresmian sistem integrasi, di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (29/9/2021).

Harapan Anies, ke depan sistem subsidi tidak lagi pada barang, melainkan pada orang yang memang membutuhkan, sehingga warga Jakarta tetap merasa bersyukur tinggal di ibu kota.

Hal ini juga menjadi bentuk simbol penghargaan bagi masyarakat yang berjasa.

Untuk diketahui sistem tarif ini diatur oleh PT JakLinko Indonesia melalui sistem super apps dan ticketing.

Pada fase pertama integrasi ini, PT Jak Lingko Indonesia juga memiliki kartu pintar (Smart Card) dan aplikasi super apps JakLinko. Uji coba sudah dilakukan per Agustus lalu di seluruh stasiun dan halte transportasi mulai dari kereta komuter, Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Kereta Bandara.

Sebelumnya Direktur Utama JakLingko Indonesia, Muhamad Kamaluddin mengatakan, integrasi transportasi bisa membuat masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

“Kami melakukan integrasi tiket dan tarif dari transportasi di Jabodetabek. Dengan integrasi ini operator transportasi akan tersentralisasi dan dapat dievaluasi serta disesuaikan dengan kebijakan pemerintah. Transportasi akan dipermudah kalau sistemnya terintegrasi,” kata Direktur Utama PT JakLingko Indonesia Muhammad Kamaluddin dalam Profit kabarin.co.id, Jumat (6/8).

Untuk diketahui saja, target jangka panjang adalah sebanyak 60% masyarakat Jabodetabek beralih menggunakan angkutan umum, di mana saat ini angkanya baru mencapai 20%.

[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)

Sumber kabarin.co.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *