oleh

Hizbullah Kurangi Pasukannya Di Suriah

Kabarin.co.id, Beirut – Hassan Nasrallah selaku pemimpin kelompok Hizbullah Lebanon menjelaskan, pihaknya sudah mengurangi jumlah pasukannya di Suriah. Seperti yang diketahui, kelompok Hizbullah menaruh dukungan pada rezim Bashar al-Assad pada perang saudara yang sudah berlangsung selama delapan tahun.

“Tentara Suriah telah pulih dan telah menemukan bahwa hari ini tidak membutuhkan kita,” ucapnya pada sebuah wawancana yang disiarkan di televisi Al-Manar milik Hizbullah..

“Kami hadir di setiap area yang dulu kami tuju. Kami masih di sana, tetapi kami tidak perlu berada di sana dalam jumlah besar selama tidak ada kebutuhan praktis,” tambahnya menurut yang dikutip dari Arab News, Sabtu (13/7/2019).

Kelompok gerakan Syiah tersebut juga didukung Iran dan berperang di Suriah sejak 2013. Akan tetpai, mereka tidak memberikan rincian soal sejauh mana pengurangan yang dimaksud.

Terlepas dari itu, selain Iran, kelompok ini juga memperoleh dukungan dari Rusia. Pemerintah Damaskus sudah mengambil kembali sebagian besar wilayah dari pemberontak sejak 2015. Dan sekarang, rezim juga sudah mengendalikan sekitar 60 persen dari wilayah negara tersebut.

Dalam hal ini Nasrallah menjelaskan bahwa tidak ada pasukannya yang saat ini terlibat pada pertempuran di wilayah barat laut Suriah, Idlib. Dimana rezim serta pasukan Rusia sudah meningkatkan pengeboman mematikan pada sebuah benteng yang dioperasikan oposisi sejak akhir April lalu.

“Tetapi jika ada kebutuhan untuk kembali, semua yang ada di sana akan kembali ke Suriah,” tegasnya.

“Dia memainkan permainan brinkmanship, karena Iran tidak akan meninggalkan Suriah,” imbuhnya sembari memperingatkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News