Menu

Mode Gelap

News · 8 Sep 2021 02:57 WIB ·

IHSG diperkirakan rawan terkoreksi seiring minimnya katalis positif


 IHSG diperkirakan rawan terkoreksi seiring minimnya katalis positif Perbesar

Tekanan yang melanda pergerakan bursa global, membuat IHSG rawan terkoreksi di tengah minimnya sentimen positif yang dapat mendorong bursa untuk bergerak ke atas

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu diperkirakan rawan terkoreksi seiring minimnya katalis positif.

IHSG dibuka menguat 2,08 poin atau 0,03 persen ke posisi 6.114,48. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,98 poin atau 0,11 persen ke posisi 872,36.

“Tekanan yang melanda pergerakan bursa global, membuat IHSG rawan terkoreksi di tengah minimnya sentimen positif yang dapat mendorong bursa untuk bergerak ke atas,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

Dari domestik, para pelaku pasar juga akan mencermati rilis data ekonomi indeks keyakinan konsumen yang akan dirilis pada pagi ini.

Pada perdagangan semalam, bursa saham AS ditutup dengan kecenderungan melemah setelah sehari sebelumnya libur.

Para pelaku pasar masih mencermati seberapa besar perkembangan varian delta COVID-19 akan mempengaruhi ekonomi AS, di tengah adanya potensi stimulus ekonomi dari The Fed akan mulai dikurangi sebelum 2021 berakhir.

Selain itu, adanya spekulasi tentang Uni Eropa yang juga akan segera mengurangi stimulus perekonomian menjadi pembeban pergerakan bursa saham.

Dari pasar komoditas, harga-harga komoditas utama bergerak dengan kecenderungan melemah. Harga minyak Brent dan WTI turun, sedangkan batubara juga turut tertekan. Sedangkan emas, nikel, tembaga, dan timah melemah, namun CPO berhasil menguat.

Terkait pandemi, jumlah kasus harian COVID-19 pada Senin (7/9) bertambah 7.201 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,14 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 683 kasus sehingga totalnya mencapai 137.156 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 14.159 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,86 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 138.630 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 68,21 juta orang dan vaksin dosis kedua 39,17 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 139,32 poin atau 0,47 persen ke 30.055,46, indeks Hang Seng naik 179,22 poin atau 0,68 persen ke 26.532,85, dan indeks Straits Times terkoreksi 24,03 poin atau 0,77 persen ke 3.084,5.

 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © (KABARIN)2021

Sumber Antara News

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Zenius kenalkan Zeniusland, ruang permainan edukatif beranimasi

24 September 2021 - 23:59 WIB

Zenius kenalkan Zeniusland, ruang permainan edukatif beranimasi

KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR Tersangka Dugaan Korupsi – Kabarin.co.id

24 September 2021 - 23:50 WIB

Alasan Motor Tak Dapat Jatah Diskon PPnBM 100 Persen

24 September 2021 - 23:43 WIB

Sebagian motor yang dijual di Indonesia tidak dibebani PPnBM dari pemerintah, kecuali yang jenisnya di atas 250 cc.

Dolar AS menguat dipicu ketidakpastian atas krisis utang Evergrande

24 September 2021 - 23:30 WIB

Dolar AS menguat dipicu ketidakpastian atas krisis utang Evergrande

NCT Dream, ATEEZ dan sederet idola K-pop akan ramaikan MU:CON 2021

24 September 2021 - 23:03 WIB

NCT Dream, ATEEZ dan sederet idola K-pop akan ramaikan MU:CON 2021

Minyak naik ke level tertinggi hampir 3 tahun karena pasokan mengetat

24 September 2021 - 22:59 WIB

Minyak tergelincir dipicu kekhawatiran permintaan dan penguatan dolar
Trending di News