Ini pernyataan Janet Yellen yang menyeret turun harga Bitcoin

  • Bagikan
kontan.co.id

ILUSTRASI. Bitcoin terseret dalam aksi jual pasar kripto pada Selasa, bersama dengan bursa saham AS, menyusul pernyataan Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen.

Sumber: CoinDesk | Editor: S.S. Kurniawan

KABARIN.CO.ID – Harga Bitcoin turun dan sempat menyentuh level US$ 53.000 pada Selasa (4/5). Hari ini, Rabu (5/5), BTC ada di kisaran US$ 54.000.

Mengacu data CoinDesk pukul 15.21 WIB, harga Bitcoin bertengger di level US$ 54.938,93, turun 1,61% dibanding posisi 24 jam sebelumnya

“Sejauh ini, BTC relatif stabil sementara altcoin (kripto lainnya) terus naik,” kata Alessandro Andreotti, over-the-counter trader, kepada CoinDesk.

Kejatuhan Bitcoin pada Selasa diperburuk oleh pasar saham. Bursa saham AS tergelincir karena kemungkinan suku bunga yang lebih tinggi.

Baca Juga: Bitcoin meredup, di tengah lonjakan luar biasa Dogecoin dan Ethereum

Bitcoin terseret dalam aksi jual pasar kripto pada Selasa, bersama dengan bursa saham AS, menyusul pernyataan Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen.

Pernyataan Yellen menjadi katalisator untuk aksi jual setelah dia mengatakan, suku bunga mungkin perlu naik. Beberapa trader rupanya menjual asetnya karena khawatir era uang murah mungkin tidak akan bertahan selamanya.

“Pasar kripto tampaknya memasuki fase siklus dari beta ke mode pemilihan saham,” kata Vishal Shah, Pendiri Alpha5, bursa derivatif mata uang kripto.

Meskipun terasa seolah-olah perubahan harga Bitcoin sehari-hari sudah stabil, volatilitas selama 60 hari terakhir bergerak naik dari level terendah pada 15 April. 

Sumber : CoinDesk
Editor: S.S. Kurniawan

Sumber Antara News

  • Bagikan