oleh

Iran Membantah Bersedia Negoisasi Program Nuklir

Kabarin.co.id, New York – Dinyatakan bahwa Iran memberikan bantahan terkait dengan bersedianya untuk melakukan negoisasi program rudal. Tepatnya apabila Amerika Serikat (AS) berhenti menjual senjata ke kawasan Timur Tengah. Bantahan tersebut disampaikan oleh Perwakilan Tetap Iran di PBB.

Seperti yang dijelaskan, rudal Iran dan misilnya merupakan sesuatu yang benar. Serta dalam kondisi apapun, hal tersebut tidak bisa di negoisasikan dengan siapa atau negara manupun di dunia.

“Rudal Iran dan misilnya adalah sesuatu yang benar dan dalam kondisi apa pun tidak dapat dinegosiasikan dengan siapa pun atau negara mana pun,” jelas Perwakilan Tetap Iran di PBB pada sebuah pernyataan, menurut yang dilansir dari Sputnik, Rabu (17/7/2019).

Sebelumnya, kabar terkait Iran siap menegoisasikan program rudalnya mencuat pasca Menteri Luar Negeri Iran, Mohamed Javad Zarif melakukan wawancara bersama dengan NBC.

Pada wawancara tersebbut, Zarif menjelaskan bahwa jika AS ingin membicarakan mengenai rudal, maka mereka diharuskan berhenti menjual senjata. Wawancara tersebut pada akhirnya, memancing spekulasi bahwa Iran benar-benar siap untuk negoisasi program rudalnya pada satu titik.

Dari sisi Perwakilan Tetap Iran di PBB, dikatakan bahwa media dan publik telah salah mengartikan apa yang disampaikan oleh Zarif tersebut.

“Menarik kesimpulan yang salah dalam mengejar tajuk berita, ketika apa yang dikatakan dalam konteks itu jelas, hanya mengarah pada berkurangnya kedudukan pers dengan publik,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News