oleh

ITB Kembangkan Ventilator Murah, Akan Dibagikan Gratis

Kabarin.co.id, Jakarta – Dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI), dan Kelompok Keahlian Ketenagalistrikan Intitut Teknologi Bandung (ITB), Syarif Hidayat, tengah mengembangkan ventilator portabel CPAP yang diberi nama Vent-I.

Ventilator tersebut tergolong murah, sebab hanya menggunakan bahan dasar dari beberapa barang yang mudah ditemukan.

“Vent-I adalah alat bantu pernapasan bagi pasien yang masih dapat bernapas sendiri, bukan diperuntukkan bagi pasien ICU,” ungkap Manajer Lembaga Pengembangan Pendidikan Salman, Jam’ah Halid yang juga ikut serta dalam pengembangan ventilator tersebut, seperti dikutip dari laman resmi ITB.

Vent-I sendiri, akan dibagikan secara gratis ke rumah sakit yang tengah menangani pasien Covid-19.

Untuk mengembangkan Vent-I, Syarif dibantu dengan konsultasi teknis dari tenaga medis di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. Pada proses pengembangannya, mereka melakukan pendanaan publik melalui Rumah Amal Salman.

“Dengan lolosnya uji produk ini, Vent-I dinyatakan aman digunakan sebagai ventilator non-invasive untuk membantu pasien COVID-19,” kata anggota tim Komunikasi Publik pengembang Vent-I, Hari Tjahjono dikutip dari laman ITB.

Vent-I telah diproduksi guna keperluan sosial. Ventilator ini juga akan dibagikan secara gratis pada rumah sakit yang memerlukan, terhitung mulai Minggu (26/4/2020).

Selanjutnya, Vent-I akan dipergunakan pada pasien sesuai dengan indikasi medis. Pemakaiannya, akan dikawal oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (Perdatin) di Rumah Sakit yang sudah ditunjuk.

“Kegiatan ini akan dikelola oleh PT. Rekacipta Inovasi ITB,” ujar Hari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News