oleh

Jadi Ketua BUMN, Ahok : Saya Setia Sama PDIP

Kabarin.co.id, Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selaku politikus PDIP, saat ini tengah diproses untuk menjadi dan menduduki posisi sebagai petinggi BUMN.

Ia memberikan penegasan bahwa tidak akan meninggalkan parpol, meski nani ia menduduki posisi baru.

“Kalau secara peraturan, yang tidak boleh itu pengurus partai atau anggota dewan. Saya kan hanya kader. Emangnya PDIP partai terlarang? Enggak kan,” kata Ahok ketika ditemui di Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (15/11/2019).

Ketika dikonformasi kembali, Ahok menegaskan bahwa dirinya patuh pada peraturan. Tentu selama peraturan tersebut tidak mempersoalkan kader parpol menjadi petinggi BUMN.

Sehingga ia tidak akan meninggalkan partai yang di pimpin oleh Megawati Soekarnoputri tersebut.

“Kalau peraturannya enggak, ya saya tetap anggota partai. Saya setia sama PDIP kok, anggota ya,” paparnya.

Sedangkan untuk sebelumnya, Ahok sempat menunjukkan SE-1/MBU/S101/2019 tentang keterlibatan direksi dan dewan komisaris BUMN group (BUMN, anak perusahaan BUMN, serta perusahaan aflisiasi BMUN).

Sebagai pengurus partai politik, serta atau anggota legislatif dan atau calon anggota legislatif. Yang intinya, siapa saja yang diangkat pada jajaran direksi atau komisaris BUMN, dilarang menjadi pengurus parpol.

Ini petikan isi surat yang diperlihatkan oleh Ahok :

Sesuai dengan ketentuan persyaratan pengangkatan Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas BUMN dan pengangkatan Direksi serta Dewan Komisaris anak perusahaan BUMN yaitu dilarang sebagai pengurus partai politik, dan/atau anggota legislatif dan/atau calon anggota legislatif.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News