Jangan Khawatir, Lakukan Ini Bila Muncul Efek Samping Vaksin – Kabarin.co.id

  • Bagikan

Jakarta, kabarin.co.id – Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) meresahkan warga yang akan disuntik vaksin Covid-19 di mana beberapa orang mengungkapkan kekhawatirannya mengenai hal-hal buruk yang akan dialami setelah vaksinasi.

Ketua Komnas PP KIPI Profesor Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Satari, Sp. A(K), M. TropPaed mengungkapkan bahwa hal ini merupakan respons biasa. Menurutnya, KIPI adalah bentuk respons tubuh agar nantinya antibodi bisa terbentuk.

“Tubuh memberikan respons dia tergugah membentuk kekebalan,” katanya dalam acara #TANYAIDI yang diselenggarakan Tim Advokasi Vaksinasi Covid-19 PB IDI dan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) baru-baru ini.

KIPI akan terjadi menyesuaikan sensitivitas sang penerima vaksin. Dia mengibaratkan seperti halnya jika memakan cabai, ada yang makan sedikit saja sudah merasa pedas. Sebaliknya bagi yang suka rasa pedas, cabai jumlah banyak pun tetap bisa menikmati.

Pilihan Redaksi
  • Semua Daerah Lewat, Jakarta Capai Vaksinasi Lansia Tertinggi
  • Jangan Ragu! Niatkan Vaksinasi Sebagai Ibadah di Ramadan
  • Banyak Kontroversi, Ini Sederet Fakta Vaksin AstraZeneca

Menurutnya, semua vaksin memiliki KIPI dengan gejala yang rendah dan ringan. Dan gejala tersebut bisa hilang dalam satu-dua hari.

Adapun efek samping yang terjadi juga belum tentu disebabkan komponen vaksinnya. Namun bisa jadi karena ada kesalahan-kesalahan, seperti salah suntik atau produk yang rusak.

Lebih lanjut, Prof. Hinky mengatakan gejala serupa juga terjadi saat tengah menjalani ujian sekolah yang membuat berulang kali ke toilet atau putus cinta yang menyebabkan tidak nafsu makan.

“Kalau anak-anak disuntik bisa jerit terus menangis tapi dibelikan mainan langsung tenang. Buat orang dewasa itu tidak bisa, reaksinya justru bisa berulang setelah divaksin. Bahkan sebelum divaksin saja bisa pucat, sesak, jantung berdebar. Itu terjadi pada 60% orang yang melaporkan ada gejala setelah vaksinasi,” katanya.

Terakhir, ia mengingatkan untuk segera melapor bila KIPI tidak hilang dalam satu hingga dua hari atau bahkan bila KIPI makin parah.

“Pesan saya kalau ada keluhan atau kelainan setelah divaksinasi, segera laporkan ke nomor kontak yang ada di kartu vaksinasi,” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]

(wia)

Sumber kabarin.co.id

  • Bagikan