oleh

Kim Yo Jong Dipromisikan, Segera Gantikan Kim Jong Un? – Kabarin.co.id

Jakarta, kabarin.co.id – Kim Yo Jong resmi dipromosikan menjadi anggota Komisi Urusan Negara (SAC), badan pembuat keputusan tertinggi di Korea Utara (Korut). Adik perempuan pemimpin Kim Jong Un tersebut kini menjadi salah satu tokoh politik paling penting di negara itu.

Kim Yo Jong juga menjadi satu-satunya anggota perempuan yang dipromosikan, bersama dengan tujuh anggota laki-laki lainnya. Pengumuman tersebut pertama kali diterbitkan oleh media pemerintah Korean Central News Agency (KCNA), Kamis (30/9/2021).

Penambahan Yo Jong ke SAC menjadi salah satu bagian dari perombakan badan tersebut. Sembilan anggota telah pensiun atau diturunkan pangkatnya, termasuk Pak Pong Ju (82), si pembuat kebijakan ekonomi Kim Jong Un selama satu dekade terakhir.

Ri Pyong Chol, pengemudi program senjata Korut dan komandan militer tertinggi di bawah Kim Jong Un, diturunkan jabatannya. Ia digantikan oleh jenderal militer Pak Jong Chon, yang telah mengawasi pengembangan senjata baru untuk negara tersebut.

Dilansir dari CNN International, pengangkatan Kim Yo Jong ke komite inti pembuat keputusan negara seakan memperkuat perannya menjadi pengganti Kim Jong Un.

Perempuan yang sudah berusia lebih dari 30 tahun ini diyakini sebagai salah satu orang kepercayaan kakaknya yang paling kuat dan terpercaya. Tahun lalu, Badan Intelijen Nasional Korea Selatan menilai dia sebagai “de facto kedua” di negara itu, meski status resminya selalu tidak jelas.

Dia dinobatkan sebagai anggota pengganti dari Komite Sentral Politbiro kuat Partai Buruh yang berkuasa 2020 kemarin, melanjutkan pendakiannya melalui hierarki kepemimpinan. Kim Yo Jong memiliki kendali kuat atas fungsi-fungsi kunci partai, menetapkan dirinya sebagai sumber kekuatan utama di balik kepemimpinan kolektif.

Sebagai kepala propaganda Korut, Kim Yo Jong juga jadi wajah delegasi negara itu pada Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan (Korsel). Di sana ia bertemu dengan Presiden Korsel Moon Jae-In. Dia dipuji karena membantu pertemuan puncak pertama antara Moon dan Kim Jong Un.

Baru-baru ini, sebagai wakil direktur departemen Komite Sentral Partai Buruh Korea, dia telah membuat pernyataan publik yang pedas tentang hubungan antar-Korea, pemerintahan Biden yang baru, dan membela peluncuran rudal Korut.

Pekan lalu, Kim Yo Jong menuntut Korsel membuat “pilihan yang benar” jika benar-benar menginginkan rekonsiliasi dan pembangunan dalam hubungan antar-Korea, termasuk pertemuan puncak lainnya. Dia juga memperingatkan AS dan Korsel untuk menghentikan sikap bermusuhan mereka terhadap Korut.

Namun kenaikan pangkat Kim Yo Jong ke puncak belum mulus. Awal tahun ini, dia dicopot sebagai anggota pengganti dari politbiro Korut dan diturunkan dari “wakil direktur departemen pertama” menjadi “wakil direktur departemen.”

Analis pada saat itu mengatakan penurunan pangkatnya mungkin lebih berkaitan dengan fokus Kim Jong Un pada perombakan politbiro untuk memasukkan lebih banyak pakar ekonomi.

[Gambas:Video CNBC]

(tfa/tfa)

Sumber kabarin.co.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *