Kinerja positif Erajaya Swasembada (ERAA) masih berlanjut tahun ini

  • Bagikan
arrow daftar

ILUSTRASI. Erajaya Swasembada (ERAA) membukukan kinerja yang memuaskan sepanjang tahun 2020.

Reporter: Kenia Intan | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KABARIN.CO.ID – JAKARTA. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) membukukan kinerja yang memuaskan sepanjang tahun 2020. Emiten ritel gawai dan aksesoris ponsel itu mencetak pertumbuhan dari sisi top line maupun bottom line. 

Mengutip laporan keuangannya, ERAA mengantongi pertumbuhan pendapatan hingga 3,55% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 34,11 triliun dari Rp 32,94 triliun di tahun 2019. Sementara itu, laba bersih naik signifikan 107,41% yoy menjadi Rp 612 miliar dari sebelumnya Rp 295,07 miliar. 

Direktur Utama Erajaya Swasembada Hasan Aula dalam keterangan resminya mengungkapkan, pencapaian ERAA sepanjang tahun 2020 itu tidak terlepas dari penerapan strategi korporasi yang tepat untuk bisa maju dan berkembang. Strategi yang dimaksud salah satunya, membangun kapabilitas omnichannel dengan memanfaatkan teknologi digital, seperti inisiatif O2O, mobile selling, layanan EraExpress, Click ‘n Pick-Up, program promosi berbasis online platform e-commerce, maupun official store di marketplace.

Di sisi lain, ERAA juga melakukan ekspansi footprint retail sehingga total outlet mencapai 1.053 toko, 88 channel distribusi, dan kerjasama dengan lebih dari 65.000 reseller.

Baca Juga: Penjualan telepon selular dan tablet masih jadi penopang Erajaya Swasembada (ERAA)

Di samping itu, ERAA juga mengambil langkah pengembangan di luar bisnis gadget, serta peningkatan fokus pada produk-produk Internet of Things dan ekosistemnya. Ekspansi ke bisnis secara vertikal yang berpotensi memberi kontribusi positif kepada perusahaan juga dilakukan. Misalnya, bekerja sama dengan merek-merek terkemuka seperti Garmin, DJI, GoPro yang terus ditingkatkan.

“Kami tidak bisa mengingkari bahwa ini adalah hasil inovasi, komitmen, fokus, dan kerja keras tim kami untuk mendorong penjualan dan memanfaatkan semua peluang yang ada, dengan utilisasi solusi digital yang tepat,” ujar Hasan seperti yang tertulis dalam keterangan resmi, Rabu (7/4). 

Adapun ERAA juga melihat adanya momentum penjualan smartphone dan ekosistem yang positif di tahun 2020. Ini terdorong oleh meningkatnya minat atas produk-produk elektronik dan teknologi lainnya, seperti Internet of Things.

Baca Juga: Erajaya Swasembada (ERAA) raup laba hingga Rp 612 miliar di tahun 2020

Reporter: Kenia Intan
Editor: Wahyu T.Rahmawati

Sumber Antara News

  • Bagikan