Langkah awal jadi superapps, Lister tembus 25 besar Astra Start- Up Challenge

  • Bagikan
arrow daftar

ILUSTRASI. Chief Of Corporate Communications ,Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk, KONTAN/Cheppy A. Muchlis/21/07/2016

Reporter: Dadan M. Ramdan | Editor: Dadan M. Ramdan

KABARIN.CO.ID – JAKARTA. Platform edukasi Lister berhasil masuk 25 besar Astra Start-Up Challenge dari 3781 pendaftar. Astra Start Up Challenge (ASC) merupakan program dari Astra Internasional dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, yang bertujuan untuk mendukung para start up agar berkembang menjadi institusi bisnis yang siap tumbuh menghadapi persaingan.

“Tujuan kami mengikuti Astra Start-Up Challenge adalah agar Lister bisa dikenal lebih luas di masyarakat, bahwa Lister hadir untuk membantu lebih banyak orang agar mampu bersaing melalui penguasaan bahasa Asing,” kata Sigit Arifianto, CEO Lister dalam keterangan resminya.

Hampir setahun berdiri, Lister memantapkan diri untuk mengikuti Astra Start-Up Challenge 2021. Astra Start-Up Challenge menawarkan berbagai program coaching yang menarik seperti Value Proposition, Design Business Model Innovation Growth Hacking dan Digital Strategic Planning. Inilah yang menjadi salah satu alasan Lister untuk mengikuti kompetisi ini sebagai langkah langkah awalnya untuk menjadi SuperApps.

“Kami berharap Lister bisa lebih dikenal secara luas sebagai solusi pembelajaran bahasa Asing secara online sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti coaching yang ditawarkan ASC agar Lister semakin berkembang dan menjadi lebih baik,” kata Sigit.

Sigit yakin bisa menjadi yang terbaik dalam program Astra Start-Up Challenge, karena Lister tidak hanya fokus pada pengembangan bisnis. Namun, Lister juga membantu para siswa di seluruh Indonesia untuk bersaing secara global dengan mendapatkan kesempatan terhadap akses pendidikan yang berkualitas.

Dalam program Astra Start-Up Challenge, Lister memiliki beberapa kekuatan, di antaranya puluhan program yang bisa dipilih, sistem leveling yang sesuai dengan kemampuan siswa, metode pembelajaran ala lister melalui tutor-tutor yang berkompeten, serta pembelajaran human to human by context yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Program yang sesuai kebutuhan ini tidak hanya menyasar siswa sekolah namun juga kalangan dewasa di dunia kerja, salah satunya para pegawai di Direktorat Jendral Anggaran, Republik Indonesia.  Lister membantu para peserta untuk menghidupkan mimpi mereka mengejar beasiswa studi lanjut. “Pemahaman tentang persiapan beasiswa S2 menjadi lebih luas dan sangat membantu dalam mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk beasiswa kedepannya”, ujar salah satu peserta mentoring beasiswa yang diselenggarakan oleh Lister.

Lister sendiri berangkat dari komunitas ListerClub. Menyadari adanya keterbatasan untuk bergerak, Sigit Arifianto kemudian mendirikan lister.co.id, yang pada Juni 2020 beroperasi sebagai perusahaan sendiri di bawah PT Lister Teknologi Edukasi. Meski masih baru, Lister sudah menjadi favorit siswa yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Asing, terutama bahasa Inggris.

Lister merupakan platform edukasi bahasa dengan mekanisme live tutoring yang mempertemukan pengajar profesional bersertifikasi dengan para siswa secara real time. Selain itu, ada juga program beasiswa untuk calon siswa Lister dengan kriteria tertentu untuk belajar bahasa Inggris secara gratis.

Terbaru adalah program 2000 Beasiswa untuk Anak Negeri yang diselenggarakan oleh Listerclub bekerjasama dengan Lister dan organisasi Mata Garuda DIY yang merupakan asosiasi awardee LPDP di Yogyakarta. Beasiswa yang diberikan berupa kelas online academic writing, speaking, dan bimbingan beasiswa dengan tutor-tutor yang juga direkrut secara volunteer.“Di waktu mendatang, Lister memiliki niatan untuk mengadakan beasiswa serupa dengan menggandeng lebih banyak pihak untuk turut dilibatkan dalam misi pendidikan,” tutup Sigit.

 

Reporter: Dadan M. Ramdan
Editor: Dadan M. Ramdan

Sumber Antara News

  • Bagikan