oleh

Logo Parpol Jadi Lambang Sila Keempat, KPID : Besok Kita Klarifikasi

Kabarin.co.id, Probolinggo – Beredarnya cuplikan program salah satu televisi lokal yang diduga menayangkan materi sekolah daring pada konten ruang guru, menjadi polemik masyarakat.

Sebab dalam tayangan tersebut, lambang sila keempat Pancasila yang seharusnya berupa kepala banteng, berubah menjadi logo salah satu partai politik (parpol). Sontak saja, tayangan tersebut memancing penafsiran tendensius.

Hal ini pun langsung memperoleh respons Komisi penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi jawa Timur.

“Besok, televisi lokal tersebut kita undang klarifikasi ke KPID. Jika terbukti melanggar akan ada sanksinya,” tegas Immanuel Yosua, Kordinator Bidang Penindakan Pelanggaran Isi Siaran, KPID Jatim, kepada bangsaonline.com, Rabu (9/9/2020) melalui selulernya.

“Sanksi administratif sesuai P3SPS, tentunya kalau terbukti bersalah setelah proses klarifikasi melalui sidang pemeriksaan pelanggaran isi siaran dan pleno penetapan putusan pelanggaran isi siaran,” ucap Yosua.

Seperti diketahui, Program pembelajaran GURUku (Sekolah Online) untuk kelas 1 Sekolah Dasar terebut merupakan bentuk kerjasama antara pihak Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan TV Lokal tersebut.

Sedangkan untuk sebelumnya, jagat media sosial Twitter (red) dihebohkan dengan beredarnya cuplikan tayangan stasiun TV lokal, yang menayangkan lambang negara sila keempat Pancasila mirip dengan logo salah satu partai politik (parpol).

Keluhan akan adanya logo yang diduga mirip dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut, pertama kali diunggah oleh akun CDS @chanxxx_xx pada hari Selasa (08/09) kemarin sekitar pukul 12.09 WIB.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News