Margin Bunga Perbankan yang Melandai Akibat Pandemi Corona (Covid-19), Akan Membaik

  • Bagikan
insight kontan

ILUSTRASI. Nasabah milenial mengakses internet banking salah satu bank BUMN di kedai kopi Jakarta, Jumat (5/3)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/05/03/2021.

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Yuwono triatmojo

KABARIN.CO.ID – JAKARTA. Perlambatan penyaluran kredit akibat pandemi corona (Covid-19) yang berlangsung sejak tahun 2020 lalu berdampak pada menyusutnya laju margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) perbankan. Data sementara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, per akhir Februari 2021, total NIM perbankan ada di level 4,47%.

Posisi itu lebih rendah dibandingkan data NIM Bank Umum Konvensional (BUK) secara industri yang ada di kisaran 4,66% per Januari 2021. Tapi, kabar baiknya, Januari 2021, total pendapatan bunga bersih perbankan sudah bergerak naik ke angka Rp 388,25 triliun, meningkat 1,16% dari Januari 2020.

Ini Artikel Spesial

Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.

Login

Berlangganan Sekarang »

ATAU

Sumber Antara News

  • Bagikan