Monas Lewat, Tower Pencakar Langit Disiapkan di Ibu Kota Baru – Kabarin.co.id

  • Bagikan
Penajam Paser Utara. (Dok: ig abdulgafurmasud)

Jakarta, CNBC Indonesia – Belum lama ini heboh soal proyek menara ‘pencakar langit’ di calon lokasi ibu kota baru di Kalimantan Timur, tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara. Kabupaten ini memang sebagian masuk dalam kawasan lokasi ibu kota baru bersama Kabupaten Kutai Kartanegara.

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud sempat memposting terkait rencana pembangunan proyek ini di akun Instagramnya. “Semoga Di Mudahkan
La hawla walakuata Illa Billah,” katanya.

[Gambas:Instagram]

Rencana proyek ini bernama Tower Penajam yang tingginya melebihi Monumen Nasional (Monas) Jakarta yang akan dibangun oleh pemerintah Kabupaten PPU. Tower ini dibangun sebagai ikon ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

“Ya semacam Monas, nantinya akan menjadi icon PPU sebagai ibu kota negara,” jelas Wakil Bupati (Wabup) PPU Hamdan.

Ia mengatakan gagasan itu muncul setelah PPU ditetapkan sebagai ibu kota baru. Tower Penajam disebutkan bakal dibangun di kawasan stadion dengan tinggi sekitar 150 meter.

Foto: Penajam Paser Utara. (Dok: ig abdulgafurmasud)
Penajam Paser Utara. (Dok: ig abdulgafurmasud)

Tugu Monas di Jakarta tingginya sekitar 132 meter. Hamdan mengatakan anggaran Rp 150 miliar untuk pembangunan Tower Penajam masih dibahas bersama DPRD. Ia memastikan anggaran tersebut nantinya menggunakan APBD PPU. “Rp 150 miliar ini kan masih estimasi dasar, saat ini konsultan perencana juga masih dalam proses lelang,” terangnya.

Pembuatan tower sendiri nantinya akan di tempatkan di kawasan Stadion Penajam tepatnya Kilometer 9 Nipah-Nipah Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Kaltim tersebut dibiayai dengan skema anggaran tahun jamak (multiyears). “Ikon ini nanti ditempatkan di Stadion Penajam,” katanya.

Baca selengkapnya di sini.

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)



Sumber kabarin.co.id

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *