Murka! Erdogan Sebut Bunga Tinggi adalah Bapak Kejahatan – Kabarin.co.id

  • Bagikan

Jakarta, kabarin.co.id – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Rabu (7/4/2021) menyatakan bahwa bertekad menurunkan suku bunga yang rendah di Turki.

“Insya Allah, kami akan menurunkan suku bunga menjadi satu digit dan kemudian menurunkan angka ini lebih jauh. Kami bertekad,” ucap Erdogan dalam pidatonya sebagaimana dikutip APF.

Lebih lanjut, Erdogan juga berjanji untuk “menurunkan inflasi menjadi satu digit”.

Komentar Erdogan dalam pidato yang disiarkan televisi secara nasional itu muncul dua minggu setelah dia memecat gubernur bank sentral yang berhaluan Hawkish atau menaikkan suku bunga, Naci Agbal. Ia dipecat setelah hanya empat bulan bekerja.

Pilihan Redaksi
  • Bursa Eropa Cenderung Tertekan di Sesi Awal Perdagangan
  • Kudeta Turki Gagal? Erdogan Tuduh Ratusan Pensiunan Jenderal

Agbal telah menaikkan suku bunga utama menjadi 19% untuk membantu menjinakkan inflasi, sebuah kebijakan yang telah lama ditentang oleh Erdogan.

Ketidaksukaan pemimpin Turki yang kuat terhadap suku bunga tinggi adalah sebuah hal yang sangat luas diketahui dan tekanannya pada bank sentral untuk mempertahankan suku bunga rendah telah menjadi salah satu bidang utama yang menjadi perhatian investor asing. Erdogan bahkan pernah menyebut bunga yang tinggi sebagai “ibu dan ayah dari segala kejahatan”.

Kepala Bank sentral baru, Sahap Kavcioglu, adalah mantan anggota parlemen partai yang berkuasa yang menganut pandangan bahwa suku bunga yang lebih tinggi menyebabkan inflasi, bukan memperlambatnya.

Erdogan sebelumnya memecat Deputi Gubernur bank sentral Turki, Central Bank of the Republic of Turkey (TCMB) pada Selasa (30/3/2021).

Adapun 10 hari yang lalu, Erdogan juga memecat gubernur TCMB, Nanci Agbal dan digantikan oleh Sahap Kavcioglu. Sejak Juli 2019, atau kurang dari 2 tahun, Erdogan sudah tiga kali memecat gubernur TCMB.

Nanci Agbal dipecat Erdogan tanpa memberikan alasan. Namun, pasar melihat pemecatan tersebut dilakukan akibat Agbal yang agresif menaikkan suku bunga.

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)

Sumber kabarin.co.id

  • Bagikan