oleh

Palestina Menangguhkan Semua Perjanjian Dengan Israel

Kabarin.co.id, Ramallah – Diumumkan oleh Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, bahwa semua perjanjian dengan negara Israel tengah ditangguhkan tanpa dengan batasan waktu.

Adanya keputusan tersebut sebagai bentuk respons terkait penghancuran rumah-rumah warga Palestina, tepatnya pada Tepi Barat oleh buldoser serta bahan peledak oleh pasukan Zionis.

Pengumuman Presiden Abbas atas keputusan tersebut terjadi pada Kamis sore waktu Ramallah. Ia menjelaskan bahwa penangguhan seluruh perjanjian mulai berlaku pada hari Jumat (26/7/2019).

Pada dasarnya, penghancuran rumah-rumah di Wadi Hummus, yang merupakan sebuah komunitas Palestina di Yerussalem tenggara, sudah dikecam oleh banyak negara, termasuk juga Eropa dan Indonesia.

“Kami tidak akan mematuhi kediktatoran dan menolak upaya untuk memaksakan fakta-fakta yang dicapai, khususnya di Yerusalem Timur,” ucap Abbas, pasca pertemuan dengan para pemimpin senior Palestina di Ramallah, menurut yang dikutip dari kantor berita WAFA.

Dijelaskan lebih lanjut, Abbas menyebut bahwa wilayah Palestina dan Yerusssalem bukanlah syatu objek untuk tawar menawar. “Palestina dan Yerusalem Timur tidak bisa menjadi subjek tawar-menawar,” paparnya.

Bahkan, Abbas juga menjelaskan, masih banyak tangan-tangan Palestina yang bersedia mengulurkan tangan. Sebagai tujuannya ialah untuk memperoleh kedamaian dan mengakhiri perang. Tentunya dengan sikap yang adil dan komprehensif.

“Tangan-tangan Palestina masih mengulurkan tangan menuju perdamaian yang adil dan komprehensif,…tapi ini tidak berarti bahwa kita siap untuk menyerah dan hidup berdampingan dengan pendudukan,” lanjutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News