Pembiayaan multiguna Adira Finance turun hingga 30% pada kuartal I 2021

  • Bagikan
kontan.co.id

ILUSTRASI. Penjualan kendaraan roda empat di Adira Expo Serpong Tangerang Selatan, Rabu (20/1). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/20/01/2021.

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tendi Mahadi

KABARIN.CO.ID – JAKARTA. Kondisi pandemi covid-19 yang belum berakhir ternyata masih berdampak pada pembiayaan multiguna pada PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. Hingga kuartal I/2021  produk multiguna (MPL) Adira masih mengalami penurunan sebesar 30% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Bila dibandingkan dengan masa sebelum pandemi Covid-19, pembiayaan yang disalurkan oleh Adira Finance secara keseluruhan berdasarkan portfolio mengalami penurunan, termasuk di dalamnya produk multiguna (MPL),” ujar Presiden Direktur Adira Finance Hafid Hadeli kepada kontan.co.id, Rabu (5/5).

Hafid menjelaskan, produk Multiguna Adira Finance mayoritas digunakan untuk membiayai renovasi rumah, dana pendidikan, ataupun sebagai penambah modal usaha. Menurutnya, di tengah kondisi yang masih tidak kondusif akibat Covid-19, menyebabkan konsumen masih banyak yang menunda renovasi rumah dan pengembangan usaha, sehingga menyebabkan permintaan terhadap produk MPL masih belum optimal.

Baca Juga: Bank MNC terus mempersiapkan diri untuk bertransformasi jadi bank digital

Ia mengatakan, dalam penyaluran MPL, tentunya prinsip kehati-hatian menjadi hal penting. Di tengah kondisi seperti ini pihaknya akan lebih prudent dalam membiayai produk multiguna dengan mempertimbangkan beberapa kriteria tertentu seperti jenis pekerjaan, bidang usaha, dan informasi pihak ketiga.

“Adira Finance tetap melakukan penyaluran pembiayaan baru walaupun di tengah pandemi Covid-19. Pada dasarnya tidak ada penundaan penyaluran kredit kepada konsumen, baik konsumen lama maupun baru. Sepanjang konsumen memenuhi kriteria, maka kami akan menyalurkan pembiayaan/ kredit kepada konsumen kami,” kata Hafid.

Sementara itu, secara keseluruhan portofolio termasuk MPL, Adira menargetkan pembiayaan baru di tahun ini sebesar 20%-30% dibandingkan pencapaian tahun 2020. “Mengingat kondisi aktivitas ekonomi diharapkan sudah mulai membaik sejalan dengan adanya distribusi vaksin di kuartal I/2021,” tambah Hafid.

Untuk mencapai target tersebut, Hafid menjelaskan bahwa Adira Finance akan mengoptimalkan penjualan MPL dengan mendorong penawaran produk secara online melalui saluran digital seperti aplikasi adiraku. Selain itu, memberikan pengalaman mendapatkan pembiayaan yang mudah dan cepat kepada konsumen dengan digitalisasi proses.

 

Reporter: Selvi Mayasari
Editor: Tendi Mahadi

Sumber Antara News

  • Bagikan