oleh

Pengamat Sebut Konsensus Jadikan ASEAN Tidak Maju

Kabarin.co.id, Honolulu – Diungkap oleh Direktur Eksekutif Pacific Forum, Carl W. Baker, ASEAN tidak cukup percaya diri untuk bisa menyampaikan posisi mereka di kawasan. Baker menilai, ASEAN terkadang menerapkan konsensus guna menghindari melakukan hal tersebut.

Pada penuturannya, Baker menyebut bahwa konsensus merupakan hal yang baik. pada satu titik terdapat level konsensus di ASEAn serta hal tersebut mempunyai suara yang cukup lantang. Ia mengatakan, ada tendensi di ASEAN untuk menggunakan konsensus sebagai alasan yang mengatakan mereka tidak mempunyai konsensus sehingga mereka tidak bisa maju.

“Apa itu konsensus? semua orang setuju, siapa semua orang? jika Kamboja tidak senang, mereka bisa mengatakan tidak setuju dengan satu hal. Lakukan diplomasi senyap dan lampaui ide bahwa mereka (ASEAN) tidak memiliki konsensus,” jelasnya.

“Jadi, menurut saya, ASEAN memiliki kemampuan lebih dibanding dengan apa yang disematkan kepada mereka. Mereka memiliki kredibilitas, sebagai entitas dan apa yang mereka lakukan adalah melukai diri mereka sendiri dengan terus mengatakan mereka tidak ingin mengintervensi urusan orang lain dan mereka ingin konsensus,” imbuhnya , Minggu (18/8/2019), seperti dilansir dari Sindonews.

“Apa yang harus dilakukan ASEAN adalah harus memiliki kepercayaan diri lebih dan meningkatkan kemampuanya sebagai aktor di kawasan. Menurut saya, itu adalah masalahnya. Konsensus itu tidak apa-apa dan prinsip non-intervensi itu tidak apa-apa. Tapi, yang ASEAN harus menyadari bahwa mereka telah dewasa dan telah melampui tahap awal. Itu tidak akan menyelesaikan masalah antara AS dan China, tapi tentunya itu bisa memastikan apa yang ASEAN percaya dan apa yang ASEAN coba perbuat,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News