oleh

Perludem Sebut Sangat Susah Untuk Buktikan Kecurangan TSM

Kabarin.co.id, Jakarta – Disebutkan oleh Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini, beliau mengungkap bahwa bukan suatu yang mudah unutk bisa membuktikan adanya kecurangan terstruktur, sistematis, masif (TSM pada Pemilu 2019. Hal ini dikarenakan Pilpres dan Pileg 2019 dilakukan melalui begitu banyak tahapan.

“Bahkan meskipun kuasa hukum dari 02 (Prabowo-Sandi) itu Pak Bambang Widjojanto, pembuktian TSM itu rumit,” ungkap Titi pada diskusi Polemik MNC Trijaya FM bertajuk “MK adalah Koentji” di Jakarta, Sabtu (25/5/2019).

Dalam hal ini Titi juga mengakui bahwa BW sapaan akrab dari Bambang Widjojanto  merupakan satu-satunya advokat yang membuat cerita sukses dengan berhasil mendiskualifikasi pemenang pilkada saat menjadi kuasa hukum salah satu pihak yang telah menggugat hasil Pilkada Kota Waringan Barat, 2010 lalu di Mahkamah Konstitusi.

”Namun pemilu tentu berbeda dengan pilkada karena lebih luas baik itu wilayah pemilihan, jumlah pemilih, kemudian penyelenggara pemilu dan lainnya. Ini tentu harus disiapkan untuk pembuktiannya,” tegasnya.

Seperti yang diketahui, sebelumnya pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga secara resmi melaporkan gugatan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) 2019 ke Mahkamah Konstitusi. Paslon 02 Prabowo-Sandi diwakili ileh ketua tim kuasa hukumnya yaitu Bambang Widjojanto, serta Koordinator Tim Kuasa Hukum BPN, Hashim Djojohadikusumo, dan juga Juru Bicara BPN, Andre Rosiade.

“Alhamdulillah kami sudah menyelesaikan permohonan mengenai sengketa mengenai perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden 2019,” jelas Bambang Widjojanto di depan panitera MK, di Gedung MK, Jakarta, Jumat (24/5/2019) malam.

“Malam ini kami akan menyerahkan secara resmi permohonan itu. Dilengkapi dengan daftar alat bukti,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News