oleh

Permudah Keuangan Multifinance, OJK Relaksasi Aturan Pendidikan

Kabarin.co.id, Jakarta – Untuk membantu keuangan industri multifinance, Otoritas jasa Keuangan (OJK) memberikan relaksasi 2,5% biaya pendidikan dan pelatihan bagi karyawan.

Hal tersebut tertuang pada POJK Nomor 58/POJK.05/2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.05/2020 Tentang Kebijakan Countercylical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank.

“Alokasi biaya pengembangan dan pelatihan pegawai perusahaan pembiayaan dan perusahaan pembiayaan syariah dapat kurang dari batasan minimum sebesar 2,5% dari anggaran sumber daya manusia,” ujar OJK dalam pernyataan resmi pada pekan lalu.

POJK perpanjangan kebijakan stimulus Covid-19 pada sektor Industri Keuangan Non Bank (IKNB) tersebut dikeluarkan pasca mencermati perkembangan dampak ekonomi terkait dengan penyebaran Covid-19 yang masih berlanjut secara global ataupun domestik.

Sedangkan untuk sebelumnya, Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2B OJK, Bambang W. Budiawan menyatakan bahwa relaksasi ini bisa memberikan keringanan pada perusahaan pembiayaan.

Maka dari itu, regulator sudah meminta Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) untuk melakukan kajian lebih lanjut.

Pihak APPI melalui Suwandi Wiratno selaku ketua APPI, menyatakan meski perusahaan pembiayaan tertekan akibat Covid-19, pelaku di industri masih akan mempertahakan jumlah karyawannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News