oleh

PLTU 7 Akan Mulai Operasi Bulan Oktober 2019

Kabarin.co.id, Jakarta – Dikabarkan bahwa pasokan listrik untuk Jawa-Bali akan memperoleh tambahan daya sebesar 2 x 1.000 Mega Watt melalui proyek PLTU Jawa 7. Sebelum mulai operasi, sudah dilakukan peresmian operasi perdana terminal batu bara PLTU Jawa 7, Jumat (5/7/2019).

Seperti yang dikeathui, PLTU Jawa 7 akan menjadi PLTU Batu Bara tersebut pertama di Indonesia. Tepatnya pembangkit listrik yang menggunakan teknologi boiler Ultra Super Critical (USC). Dalam hal ini, teknologi USC bisa meningkatkan efisiensi pembangkit sebanyak 15 persen lebih tinggi dibanding dengan non USC. Sehingga secara tidak langsung mampu menurunkan biaya bahan bakar per kWh.

Dijelaskan oleh Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, pemerintah terus mendorong percepatan 35.000 MW menggunakan teknologi yang lebih ramah lingkungan. Termasuk salah satunya ialah di PLTU Jawa 7.

“Jawa Bali kita tahu pertumbuhan ekonominya cukup pesat. Dengan adanya tambahan pasokan listrik dari PLTU Jawa 7 nantinya, pasokan industri akan lebih terjamin, masyarakat lebih produktif dan sektor ekonomi kreatif juga semakin berkembang,” papar Agung lewat keterangan resmi, Minggu (7/7/2019).

Sedangkan dari pihak Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN, Haryanto W.S menjelaskan bahwa proyek tersebut sudah direncanakan akan mulai beroperasi secara komersial guna mendukung pasokan sistem Jawa – Bali pada bulan Oktober 2019. Dalam hal ini penerapan pada unit 1 Oktober 2019 dan untuk unit 2 April 2020.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News