Menu

Mode Gelap

News · 7 Sep 2021 06:25 WIB ·

Presiden Jokowi paparkan 17 bendungan bakal selesai pada 2021


 Presiden Jokowi paparkan 17 bendungan bakal selesai pada 2021 Perbesar

Saya ingin berpesan agar bendungan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya disambungkan ke seluruh jaringan irigasi yang ada sehingga masyarakat utamanya para petani bisa meningkatkan produktivitas pertaniannya

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan ada 17 bendungan yang akan selesai dan diresmikan pada 2021.

“Tahun ini telah dan akan diselesaikan 17 bendungan tahun 2021,” kata Presiden Jokowi di Bendungan Bendo, Ponorogo, Jawa Timur, Selasa.

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut saat meresmikan Bendungan Bendo yang didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, dan pejabat terkait lainnya.

“Yang pertama Bendungan Tukul di Pacitan, Jawa Timur, telah diresmikan Februari, Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan diresmikan Februari lalu, Bendungan Napun Gete ini di NTT juga sudah diresmikan Februari,” ungkap Presiden Jokowi.

Selanjutnya Bendungan Sindang Heula di Banten diresmikan di pada Maret 2021, Bendungan Kuningan baru diresmikan pada 31 Agustus 2021, dan Bendungan Way Sekampung di Lampung yang diresmikan pada 2 September 2021.

“Dan sekarang Bendungan Bendo di kabupaten Ponorogo provinsi Jawa Timur. Selanjutnya ada Bendungan Passeloreng yang akan kita resmikan minggu ini,” ujar Presiden Jokowi.

Rencananya sejumlah bendungan juga akan selesai pada Oktober hingga Desember 2021.

“Yang kita juga harapkan juga selesai Bendungan Karalloe nanti bulan Oktober, Bendungan Ladongi bulan Oktober, Bendungan Bintang Bano nanti bulan Oktober, Bendungan Ciawi bulan November di Jawa Bararat, Bendungan Sukamahi juga di Jawa Barat bulan November, Bendungan Tugu, Bendungan Gongseng bulan Desember, Bendungan Pidekso di bulan Desember dan Bendungan Marga Tiga pada Desember 2021,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi kembali menegaskan 17 bendungan tersebut diharapkan dapat menambah produktivitas pertanian. 

“Saya ingin berpesan agar bendungan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya disambungkan ke seluruh jaringan irigasi yang ada sehingga masyarakat utamanya para petani bisa meningkatkan produktivitas pertaniannya,” tegas Presiden.

Bendungan Tukul diresmikan pada 14 Februari 2021 terletak di Sungai Telu, Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. Bendungan tersebut memiliki kapasitas mencapai 8,68 juta meter kubik.

Bendungan Tukul dapat mengairi irigasi setempat seluas 600 hektare, menyediakan air baku sebesar 300 liter per detik, mengurangi potensi banjir hingga 44,86 meter kubik per detik, konservasi sumber daya air, dan berpotensi menghasilkan listrik sebesar 0,26 megawatt.

Bendungan Tapin diresmikan pada 18 Februari 2021 memiliki kapasitas tampung 56,77 juta meter kubik dengan luas genangan mencapai 425 hektare. Bendungan tersebut dapat mengairi 5.472 hektare lahan pertanian, menyediakan air baku hingga 500 liter per detik, berpotensi menyediakan tenaga listrik sebesar 3,3 megawatt, dan mereduksi banjir hingga 60 persen.

Bendungan Napun Gete diresmikan pada 23 Februari 2021 dengan kapasitas tampung hingga 11,22 juta meter kubik dengan luas genangan mencapai 99,78 hektare.

Bendungan Sindang Heula diresmikan pada 4 Maret 2021 dengan anggaran mencapai Rp451 miliar dan memiliki kapasitas tampung sebesar 9,30 juta meter kubik. Bendungan tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pengairan irigasi bagi sekitar 1.289 hektare sawah dan mampu menyediakan kebutuhan air baku hingga 800 liter per detik.

Bendungan Kuningan diresmikan pada 31 Agustus 2021 dengan kapasitas daya tampung sebesar 25,9 juta meter kubik dan berfungsi menyuplai air bagi 3 ribu hektare sawah masyarakat yang ada di sekitar bendungan, mulai dari Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, hingga Kabupaten Brebes.

Bendungan Way Sekampung diresmikan pada 2 September 2021 yang memiliki kapasitas tampung 68 juta meter kubik dan luas genangan hingga 800 hektare. Bendungan tersebut juga menyediakan air baku 2,737 liter per detik, pembangkit listrik 5,4 megawatt, hingga mengairi 55 ribu hektare daerah irigasi existing dan 17.500 hektare daerah irigasi baru.

 

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © (KABARIN)2021

Sumber Antara News

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bareskrim Polri Tangkap 2 Tersangka Baru, Kuasa Hukum Nasabah

17 September 2021 - 14:43 WIB

Manajemen BNI Makassar Sulit Berkelit , Kuasa Hukum Beberkan Bukti Baru Kasus Raibnya 45 Miliar Simpanan Nasabah

13 September 2021 - 16:09 WIB

Seolah Tidak Berbenah, Bank BNI Makassar Diduga Gelapkan 45 Milyar Dana Simpanan di Rekening Milik Pengusaha Asal Sulawesi Selatan

9 September 2021 - 13:43 WIB

Ini Dia Zona Hijau Covid-19 di Indonesia – Kabarin.co.id

9 September 2021 - 01:05 WIB

Pencarian di Platform Digital Jadi Andalan Pembeli Properti – Kabarin.co.id

9 September 2021 - 01:00 WIB

TNI-Polri Pindah Duluan ke Ibu Kota Baru, Ini Jadwal PNS! – Kabarin.co.id

9 September 2021 - 00:45 WIB

Trending di ibu kota baru