oleh

PUPR Mengkaji Pembangunan Tol Di Atas Air Bekasi Dan Banten

Kabarin.co.id, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) tengah mengkai pembangunan tanggul di bagian utara Jakarta. Tanggul laut tersebut yang nantinya akan berfungsi sebagai tol di atas laut. Tol yang dimaksud akan menghubungkan Bekasi dan Banten.

Dijelaskan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, Hari Suprayogi, kajian tersebut untuk pembangunan tanggul laut fase empat hingga tujuh. Sedangkan untuk sebelumnya, pemerintah telah lebih dulu membangun fase satu hingga tiga dengan panjang 20,1 kilometer (Km).

“Dari dinamikanya, dalam pembangunan mungkin bukan tanggul, tapi tol. Tol yang nantinya bila diperlukan, maka akan menjadi tanggul laut,” jelas Hari, Jumat (12/7/2019).

Dijelaskan lebih lanjut, Hari mengatakan bahwa pembangunan tol di atas laut wilayah Bekasi dan Banten tersebut juga sebagai konsultasi ke Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution.

Akan tetapi, Hari masih enggan untuk menyebut kebutuhan dana yang dibutuhkan dalam merealisasikan proyek tersebut. “Kalau beliau (Darmin Nasution) ya kami lanjutkan. Berapa-berapanya, ya nanti,” ungkap Hari.

Dalam hal ini, Indonesia akan menggandeng Belanda lewat Kementerian Infrastruktur dan Manajemen Air Belanda (MIW), serta Negeri Ginseng, Korea International Cooperation Agency (KOICA) dalam proses kajian.

Hari juga menyebut tidak menutup kemungkinan kedua lembaga tersebut juga memberikan pendanaan bagi proyek tanggul dan tol tersebut. “Dia (Belanda dan Korea) yang memberikan bantuan pendanaan bukan pembangunan ya. Pendanaan dalam kajian ini ya. Dalam rangka kajian master plan dan desain,” tegas Hari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News