oleh

Rektor : Mahasiswa Unimed Yang Melanggar Surat Edaran Akan Diberi Sanksi

Kabarin.co.id, Jakarta – Syamsul Gultom selaku rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) menyatakan bahwa akan memberikan sanksi kepada mahasiswanya yang ikut serta dalam aksi demo di Gedung DPRD Sumatera Utara.

“Kami melarang mahasiswa melakukan unjuk rasa dengan mengeluarkan surat edaran yang harus dipatuhi mahasiswa,” ucap Syamsul pasca melantik Wakil Rektor, Dekan FBS, Dekan FE, Dekan FIS, Dekan FIK, dan Ketua LPPMP Unimed periode 2019-2023 di Medan, seperti dikutip dari Antara pada Selasa (1/10/2019).

Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa Unimed dilarang melakukan unjuk rasa. Bagi mereka yang masih melakukannya, maka akan menjalani sanksi.

“Bagi mahasiswa yang melanggar surat edaran tersebut tentunya harus diberikan sanksi karena tidak mengindahkan peraturan di Unimed,” lanjut Syamsul.

Ia menilai, bagi setiap mahasiswa yang kuliah di Unimed tetapt harus disiplin, patuh, serta tidak boleh melanggar peraturan yang berlaku.

Lebih lanjut, mahasiswa juga tidak perlu turun ke jalan dan datang pada Gedung DPRD Sumut guna memberikan protes terhadap resivisi UU KPK ataupun rancangan undang-undang lainnya. Ia memberikan saran untuk mahasiswa melakukan pengujian atau judicial review RUU KPK ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Hal ini merupakan langkah yang baik dan positif, serta tidak perlu harus berunjuk rasa memprotes RUU KPK itu,” paparnya.

Sedangkan untuk sebelumnya, Mohammad Nasir selaku Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) mengadakan pertemuan (rapat) tertutup dengan 130 rektor dan perwakilan perguruan tinggi negeri di Indonesia guna melakukan antisipasi aksi mahasiswa, Senin (30/9/2019).

Nasir menyebut, pihaknya memberikan himbauan supaya mahasiswa memilih berdialog dibanding melakukan demonstrasi. “Demo hak mahasiswa, silakan, tapi jangan dikerahkan, lebih baik rektor mengajak diskusi atau dialog, dari kampus kegiatan-kegiatan yang lebih produktif,” ucap Nasir.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News