Menu

Mode Gelap

afghanistan · 8 Sep 2021 04:40 WIB ·

Sah! Taliban Umumkan Pemerintah Baru, Ada yang Dicap Teroris – Kabarin.co.id


 Sah! Taliban Umumkan Pemerintah Baru, Ada yang Dicap Teroris – Kabarin.co.id Perbesar

Jakarta, kabarin.co.id – Taliban mengumumkan pemerintah baru pasca merebut Afghanistan. Namun, jabatan-jabatan penting diisi oleh veteran kelompok yang masuk daftar hitam PBB.

Laporan AFP mengatakan daftar anggota kabinet diumumkan Kepala Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam konferensi pers di Kabul, Selasa (7/9/2021).

“Kami akan mencoba membawa orang-orang dari bagian lain negara ini,” kata Mujahid, dikutip Rabu (8/9/2021).

Ia menambahkan bahwa nama-nama itu adalah pemerintahan sementara ini. Sisa jabatan lainnya akan diumumkan setelah melakukan beberapa pertimbangan.

Taliban menunjuk Mohammad Hasan Akhund sebagai kepala pemerintahan baru sementara Afghanistan. Akhund merupakan mantan ajudan mendiang pendiri Taliban, Mullah Omar.

Sebelumnya Akhund adalah menteri luar negeri dan kemudian wakil perdana menteri selama Taliban berkuasa dari 1996 hingga 2001. Berasal dari Kandahar, tempat kelahiran Taliban, nama Akhund ada dalam daftar disanksi PBB.

Sementara wakil pemimpin dijabat oleh Abdul Ghani Baradar. Ia adalah kepala kantor politik Taliban.

Kemudian Sirajuddin Haqqani, putra pendiri Jaringan Haqqani, ditunjuk sebagai menteri dalam negeri.Haqqani sendiri sudah ditetapkan sebagai organisasi “teroris” oleh Amerika Serikat (AS) dan Sirajuddin adalah salah satu orang yang paling dicari FBI.

Mullah Mohammad Yaqoob, putra Mullah Omar, ditunjuk sebagai menteri pertahanan. Hedayatullah Badri akan menjadi menteri keuangan. Sementara negosiator Taliban di Doha, Amir Khan Muttaqi, diangkat menjadi menteri luar negeri.

Taliban sebelumnya menjanjikan pemerintahan inklusif yang akan mencerminkan susunan etnis Afghanistan. Namun kini semua posisi teratas diserahkan kepada anggota kunci Taliban dan jaringan Haqqani, yakni cabang Taliban paling kejam yang dikenal karena serangan-serangannya yang menghancurkan.

“Ini sama sekali tidak inklusif, dan itu sama sekali tidak mengejutkan,” kata Michael Kugelman, pakar Asia Selatan di Woodrow Wilson International Center for Scholars.

“Taliban tidak pernah mengindikasikan bahwa menteri kabinetnya akan memasukkan siapapun selain diri mereka sendiri.”

Sementara tidak ada satu pun dari pejabat pemerintah Taliban adalah perempuan. Kepala UN Women Pramila Patten mengatakan tidak adanya perempuan dalam pemerintahan sementara Afghanistan menimbulkan pertanyaan atas komitmen baru-baru ini untuk melindungi dan menghormati hak-hak wanita.

Taliban berhasil merebut Kabul pada 15 Agustus. Kelompok itu menggulingkan pemerintahan Presiden Ashraf Ghani seiring dengan angkat kakinya AS 31 Agustus lalu.

[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)

Sumber kabarin.co.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Alasan Motor Tak Dapat Jatah Diskon PPnBM 100 Persen

24 September 2021 - 23:43 WIB

Sebagian motor yang dijual di Indonesia tidak dibebani PPnBM dari pemerintah, kecuali yang jenisnya di atas 250 cc.

NCT Dream, ATEEZ dan sederet idola K-pop akan ramaikan MU:CON 2021

24 September 2021 - 23:03 WIB

NCT Dream, ATEEZ dan sederet idola K-pop akan ramaikan MU:CON 2021

Kemarin, Tukul tak derita KIPI vaksin hingga BTS sabet double platinum

24 September 2021 - 22:59 WIB

Perjumpaan hangat BTS dan Coldplay jelang rilis "My Universe"

Merek Mobil Asli Vietnam Semakin Gedor Eropa

24 September 2021 - 22:33 WIB

Merek Mobil Asli Vietnam Semakin Gedor Eropa

Aktor Kim Jung-hyun gabung di agensi Seo In-guk

24 September 2021 - 22:31 WIB

Aktor Kim Jung-hyun gabung di agensi Seo In-guk

Hari Paru Sedunia

24 September 2021 - 22:11 WIB

Hari Paru Sedunia
Trending di News