oleh

Serangan Udara Gabungan Rusia – Suriah Tewaskan Puluhan Orang

Dalam serangan udara serta penembakan oleh pasukan gabungan Rusia – Suriah, di Idlib dan Hama sedikitnya telah menewaskan 28 orang termasuk 7 warga sipil, pada hari Jumat (14/6) walaupun pihak Moskow telah mengemukakan untuk melakukan gencatan senjata.

Kelompok pemantau Syrian Observatory for Human Rights mengabarkan bahwa warga sipil tersebut telah menjadi korban atas insiden serangan udara dan juga penembakan di wilayah selatan provinsi Idlib dan wilayah utara provinsi Hama, pada hari Kamis (13/6).

Dengan penduduk sebanyak 3 juta jiwa seharusnya wilayah Idlib memperoleh perlindungan dari target serangan rezim secara besar-besaran. Yang telah sesuai dengan kesepakatan mengenai zona penyangga demiliterisasi yang telah dibuat ileh Turki dan Rusia, pada bulan September 2018 lalu.

Kelompok jihadis tak mau keluar dari wilayah tersebut, sehingga kesepakatan itu tak sepenuhnya terlaksana. Namun, kesepakatan itu tidak sepenuhnya dilaksanakan karena kelompok jihadis menolak untuk keluar dari wilayah tersebut.

Kelompok militan Hayat Tahrir al-Sham, pimpinan mantan afiliasi Al-Qaidah Suriah mengklaim bahwa mereka berkuasa atas sebagian besar Provinsi Idlib dan juga wilayah yang berdekatan dengan Provinsi Aleppo, Latakia dan Hama, pada bulan Januari lalu.

Oleh sebab itu, sejak bulan April lalu pemerintah Rusia dan Suriah melakukan peningkatan terhadap gempuran dan pengeboman di sekitar wilayah provinsi Idlib. Hal tersebut berimbas pada tewasnya 360 lebih penduduk sipil.

Konflik Suriah yang dimulai pada tahun 2011 silam hingga saat ini, sedikitnya telah menewaskan 370.000 orang serta membuat jutaan orang harus mengungsi.

Pemerintah Suriah mulai mendapatkan dukungan dari Rusia sejak mereka melawan para pemberontak tahun 2015 lalu. Pada saat itu, Rusia membantu Suriah untuk merebut kembali wilayahnya yang sebagian besar telah dikuasai oleh kelompok militan dan pihak oposisi.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News