Tahun ini, Putra Rajawali Kencana (PURA) akan menambah 155 unit truk

  • Bagikan
arrow daftar

ILUSTRASI. Armada truk PT Putra Rajawali Kencana Tbk (Pura Trans)

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Khomarul Hidayat

KABARIN.CO.ID – JAKARTA. Emiten sektor transportasi yakni PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) menyiapkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 155 miliar di tahun ini. Capex tersebut akan digunakan untuk pengadaan unit truk  di tahun ini.

Ariel Wibisono, Direktur Utama PURA mengatakan, dana tersebut seluruhnya berasal dari realisasi penawaran umum perdana (IPO) di tahun 2020.  “Dana IPO itu sudah diserahkan semua tahun lalu. Tetapi truk yang baru terkirim tahun lalu 50 unit. Dan di tahun ini direncanakan 155 unit, semua menggunakan dana IPO itu,” kata Ariel kepada Kontan.co.id, Kamis (8/3).

Dengan demikian, seluruh dana hasil IPO sebesar Rp 155 miliar akan digunakan pembelian armada dan sisanya akan digunakan untuk karoseri serta ban dan aksesorisnya.

Baca Juga: Tren positif atas kinerja Putra Rajawali (PURA) diyakini bisa berlanjut tahun ini

Adapun rencana ekspansi penambahan armada itu akan difokuskan pada lima pengiriman yakni raw material industri energy (oleochemical), raw material industri pharmacy Gliserine), crude palm oil (CPO), agriculture dan finnishes goods.

Tahun ini, ada sekitar lima kontrak yang telah diperoleh PURA. Diantaranya kontrak pengiriman kertas yakni produk paper roll area Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan Sinarmas Group.

“Kontrak Sinarmas sudah kami dapatkan, melalui APP group. Rencananya konsentrasi distribusi yakni di Jawa Timur dan Jabodetabek,” ujar Ariel.

Selain itu, ada lagi kontrak pengiriman dari pabrik cat, dua kontrak pengiriman kertas, Kontrak pengiriman  pakan ternak dan kontrak pengiriman instant noodle yang masih belum bisa disebutkan.

Ariel optimistis, tahun ini pendapatan PURA akan ditopang oleh beberapa segmen utama yakni segmen infrastruktur, consumer goods, CPO hingga farmasi.

PURA memproyeksikan pendapatan tahun ini akan mencapai Rp 276 miliar atau meningkat 188% secara tahunan (yoy).

 

 

Reporter: Venny Suryanto
Editor: Khomarul Hidayat

Sumber Antara News

  • Bagikan