oleh

Tercatat Baru 5 Fintech Lending Yang Kantongi Izin Dari OJK

Kabarin.co.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan izin pada 4 perusahaan financial technology (fintech) lending. Dengan adanya pengeluaran izin pada 4 perusahaan tersebut, maka tercatat ada 5 perusahaan yang sudah mengantongi izin dan 108 perusahaan lainnya masih mempunyai status terdaftar.

Dijelaskan oleh Kepala Bidang Kelembagaan dan Humas Asosiasi Fintech Bersama Indonesia (AFPI), Tumbur Pardede, proses mendapatkan izin dari OJK. “Sehingga 2 tahun kami bisa membuktikan dengan dukungan asosiasi berhasil membuktikan bahwa industri ini bisa dipercaya,” jelas Tumbur dalam konferensi pers di Centennial Tower, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Tumbur juga menyebut bahwa keempat anggota AFPI yang memperoleh izin usaha penyelenggara fintech lending dari OJK yaitu Investree, Dompet Kilat, Amartha, dan KIMO. Maka dari itu, jumlah penyelenggara fintech lending dengan status tersebut menjadi lima penyelenggara dengan Danamas sebagai pemegang status izin pertama.

Pihak CEO Investree, Adrian Gunadi menyebut bahwa untuk memperoleh izin tersebut, Investree membutuhkan waktu selama 2 tahun. Pada proses izin, Investree melakukan visit hingga live demo. “Sekarang sudah berstatus izin maka ada risk management yang harus ditambah karena bagaimanapun ini adalah lembaga jasa keuangan. Kami percaya potensi fintech Indonesia untuk menjadi industri yang kuat,” paparnya.

Berdasar pada data yang terdapat pada OJK, saat ini ada 113 penyelenggara fintech lending yang mempunyai status terdaftar dari OJK. Lima diantaranya sudah diberikan izin (status izin), dan salah satu syarat untuk bisa menjadi anggota AFPI fintech lending ialah diharuskan sudah terdaftar pada OJK.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News