Terkait Revisi UU KPK, Istri Gusdur Mengku Mules Dan Pusing

  • Bagikan
Terkait Revisi UU KPK, Istri Gusdur Mengku Mules Dan Pusing
Foto : CNN Indonesia/Andry Novelino

Kabarin.co.id, Jakarta – Istri Presiden Republik Indonesia keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah Wahid, mengaku bahwa dirinya mulas jika diajak membahas terkait revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (RUU KPK) yang sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta disahkan DPR RI.

Ketika ditemui awak media pada sela-sela Forum Titik Temu : Kerja Sama Multikultural untuk Persatuan dan Keadilan, Sinta menyatakan enggan unutk bivara banyak hal terkait hal tersebut.

“Sudah mules aku, sudah bolak-balik ke KPK segala macem, sudah mules. Kalau sudah dengar itu sudah mules, pusing, mules,” ucap Sinta di DoubleTree Hilton Hotel, Jakarta, Rabu (18/8).

Diketahui bahwa Sinta juga ikut memberikan suara pada isu dugaan pelemahan KPK, Bahkan pada Rabu (28/8/2019), ia juga sempat mewanti-wanti ada calon pimpinan KPK yang bermasalah, namun diloloskan. Ketika ditanya apakah ia kecewa pada pemerintah pasca pengesahan revisi UU KPK, Sinta tidak banyak bicara.

“Ya begitulah,” katanya sembari tersenyum.

Selain Sinta, kedua anak Gus Dur, Anita dan Alissa Wahid juga mengkritisi inkonsistensi Jokowi. Ia mempunyai pendapat bahwa setiap poin revisi UU KPK yang disetujui Jokowi mempunyai potensi melemahkan Komisi Antirasuah tersebut.

“Jadi memang kata-katanya indah, tapi secara substantif itu melemahkan KPK,” di Jakarta, Jumat (13/9).

“Bayangkan itu tidak ada dalam prolegnas. Kemudian DPR mengatakan tidak perlu mendengarkan masukan rakyat. Tidak ada proses pembentukan tim untuk menganalisis dan tidak ada proses pencernaan terhadap Daftar Inventarisasi Masalah (DIM)-nya. Terus kita mau berharap apa terhadap proses yang hanya tiga minggu,” imbuh Alissa.

  • Bagikan