Menu

Mode Gelap

jokowi · 8 Sep 2021 13:45 WIB ·

Ternyata Ini Isi Obrolan Jokowi dan Para Pengusaha di Istana! – Kabarin.co.id


 Ternyata Ini Isi Obrolan Jokowi dan Para Pengusaha di Istana! – Kabarin.co.id Perbesar

Jakarta, kabarin.co.id – Presiden Joko Widodo menerima beberapa pengusaha di Istana Negara Jakarta, hari ini (8/9/21). Apa saja yang dibicarakan oleh pengusaha dan Jokowi?

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey mengungkapkan bahwa hanya ada 12 perwakilan Asosiasi Pengusaha yang menghadap. Pasalnya, Asosiasi Pengusaha di bawah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sebagai induk dunia usaha mencapai ratusan.

“Audiensi dengan Pak Presiden berkaitan situasi kekinian terhadap ekonomi pelaku usaha di masa pandemi yang saat ini mulai melandai, tapi belum sangat karena luar Jawa Bali masih posisi yang ditanggulangi,” kata Roy kepada kabarin.co.id usai pertemuan, Rabu (8/9).

Pilihan Redaksi
  • Bankir Top Curhat ke Jokowi soal NPL Bank, Ada Alarm Bahaya?

Dari Aprindo menyampaikan permintaan bagi pelaku pasar seperti swalayan minimarket, supermarket, hypermarket, wholesaler, department store untuk kepastian hukum dan kemudahan berusaha.

“Kita berharap pelaku eceran dan modern anggota Aprindo di seluruh Indonesia berharap jadi sektor prioritas karena pada APBN 2021 ada 7 sektor prioritas dan perdagangan eceran dan ritel modern belum masuk sebagai prioritas,” kata Roy.

Adapun sektor prioritas di tahun ini adalah kesehatan, pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi, infrastruktur, ketahanan pangan, pariwisata, dan perlindungan sosial. Aprindo meminta ritel masuk prioritas karena Indonesia produk domestik bruto Indonesia sebagian besar masih disumbang konsumsi rumah tangga.

“Kalau dibilang kuat, nyatanya 1.000 lebih gerai tutup selama pandemi artinya dibilang kuat kita banyak tutup juga korban pandemi. Harapan bisa dapat dana PEN dan merestrukturisasi kredit korporasi kita,” ujarnya.

Sementara poin kedua ialah berharap dukungan pemerintah dalam kemudahan berusaha, misalnya regulasi yang menghambat dapat direvisi. Sebagai contoh, ada peraturan pelaku usaha swalayan ketika ekspansi harus waralaba, sementara waralaba bersifat spesifik yang barang produk murah, mudah dan cepat dilakukan penjualan. Sementara sejenis supermarket akan kesulitan.

Selain itu revisi undang-undang ketentuan umum dan tata cara perpajakan juga menjadi salah satu pembahasan. Pengusaha meminta pembahasan ini juga melibatkan dunia usaha sebelum akhirnya jadi.

“Prinsipnya beliau (Jokowi) senang berkomunikasi karena ada masukan info yang mungkin belum diketahui, ada laporan keadaan sebenarnya di pelaku usaha beliau didampingi Mensesneg untuk mencatat dan akan ditindaklanjuti,” ujar Roy.

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)

Sumber kabarin.co.id

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin ditahan KPK

25 September 2021 - 00:19 WIB

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin ditahan KPK

KCCI Gelar Pameran Foto Jeju-Bali

25 September 2021 - 00:14 WIB

KCCI Gelar Pameran Foto Jeju-Bali

WHO Warning RI Soal Jabar, Banten, Jatim dan Jateng, Kenapa? – Kabarin.co.id

25 September 2021 - 00:10 WIB

Zenius kenalkan Zeniusland, ruang permainan edukatif beranimasi

24 September 2021 - 23:59 WIB

Zenius kenalkan Zeniusland, ruang permainan edukatif beranimasi

KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR Tersangka Dugaan Korupsi – Kabarin.co.id

24 September 2021 - 23:50 WIB

Alasan Motor Tak Dapat Jatah Diskon PPnBM 100 Persen

24 September 2021 - 23:43 WIB

Sebagian motor yang dijual di Indonesia tidak dibebani PPnBM dari pemerintah, kecuali yang jenisnya di atas 250 cc.
Trending di News